Minuman Tradisional Indonesia Tetap Digemari di tengah Modernisasi
- 31 Mei 2026 12:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Indonesia dikenal memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, termasuk dalam bidang kuliner dan minuman tradisional. Berbagai jenis minuman tradisional masih banyak dikonsumsi masyarakat karena memiliki cita rasa khas serta dipercaya memberikan manfaat bagi kesehatan. Hingga kini, minuman tradisional tetap menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat di berbagai daerah.
1. Jamu
Minuman tradisional yang paling terkenal adalah jamu. Minuman ini dibuat dari berbagai bahan alami seperti kunyit, jahe, temulawak, dan asam jawa. Jamu telah diwariskan secara turun-temurun dan sering dikonsumsi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh serta meningkatkan kebugaran.
2. Wedang Jahe
Wedang jahe juga menjadi minuman tradisional yang banyak digemari. Minuman hangat berbahan dasar jahe ini dikenal mampu memberikan rasa hangat pada tubuh, terutama saat cuaca dingin. Wedang jahe sering disajikan dengan tambahan gula merah, serai, atau kayu manis untuk menambah cita rasa.
3. Bajigur
Bajigur yang berasal dari Jawa Barat. Bajigur umumnya dibuat dari santan, gula aren, dan jahe. Minuman ini memiliki rasa manis dan hangat sehingga sering dinikmati pada pagi atau malam hari oleh masyarakat di daerah pegunungan.
4. Wedang Ronde
Di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, masyarakat juga mengenal wedang ronde. Minuman ini berisi bola-bola ketan yang disajikan dalam kuah jahe hangat. Selain memberikan rasa nikmat, wedang ronde menjadi salah satu sajian tradisional yang banyak dijumpai saat musim hujan.
5. Bir Pletok
Minuman tradisional lain yang cukup populer adalah bir pletok dari Betawi. Meski menggunakan nama “bir”, minuman ini tidak mengandung alkohol. Bir pletok dibuat dari campuran jahe, serai, kayu secang, dan berbagai rempah lainnya yang menghasilkan warna merah alami serta aroma yang khas.
6. Cendol Dawet
Es cendol atau dawet menjadi salah satu minuman tradisional yang banyak diminati saat cuaca panas. Minuman ini terbuat dari tepung beras atau tepung hunkwe yang dicampur santan dan gula aren cair. Rasa manis dan segarnya membuat es cendol tetap populer hingga saat ini.
Para pemerhati budaya menilai bahwa minuman tradisional tidak hanya memiliki nilai kuliner, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya bangsa. Oleh karena itu, pelestarian minuman tradisional dinilai penting agar generasi muda tetap mengenal kekayaan budaya Indonesia di tengah berkembangnya berbagai minuman modern.
Dengan beragam pilihan rasa dan manfaat yang ditawarkan, minuman tradisional Indonesia diperkirakan akan terus bertahan dan berkembang. Dukungan masyarakat untuk mengonsumsi serta memperkenalkan minuman tradisional menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga warisan budaya kuliner nusantara.
Sumber : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia – Warisan Budaya Jamu Indonesia
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....