Bahaya Konsumsi Lontong Tunjang Terlalu Sering bagi Kesehatan
- 27 Apr 2026 08:18 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Lontong tunjang menjadi salah satu kuliner favorit masyarakat karena cita rasanya yang gurih dan kaya rempah. Namun di balik kelezatannya, konsumsi makanan ini secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan.
Tunjang atau kikil yang menjadi bahan utama lontong tunjang dikenal memiliki kandungan lemak dan kolesterol yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering, kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti kolesterol tinggi dan penyakit jantung.
Selain itu, kuah lontong tunjang umumnya mengandung santan yang kaya akan lemak jenuh. Asupan lemak jenuh yang berlebihan dapat memicu penumpukan lemak dalam tubuh serta meningkatkan risiko obesitas.
Kandungan purin dalam tunjang juga perlu diperhatikan. Konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan dapat memicu peningkatan kadar asam urat, yang berpotensi menyebabkan nyeri sendi hingga penyakit asam urat.
Tidak hanya itu, penggunaan garam dan bumbu yang cukup tinggi dalam olahan lontong tunjang dapat berdampak pada tekanan darah. Jika dikonsumsi terus-menerus, hal ini dapat meningkatkan risiko hipertensi.
Para ahli gizi menyarankan agar masyarakat tetap mengonsumsi lontong tunjang dalam batas wajar. Mengimbanginya dengan konsumsi sayur, buah, serta air putih yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Sebagai alternatif, masyarakat juga dapat mengurangi porsi santan atau memilih cara pengolahan yang lebih sehat. Dengan pola konsumsi yang bijak, lontong tunjang tetap dapat dinikmati tanpa mengabaikan kesehatan.
Meskipun lezat, penting bagi masyarakat untuk tidak mengonsumsi lontong tunjang secara berlebihan. Menjaga keseimbangan pola makan menjadi kunci utama untuk mencegah berbagai risiko penyakit di kemudian hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....