Bubur Ayam Indonesia Nomor 1 di Asia
- 31 Jan 2026 21:08 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu: Kuliner Nusantara kembali mengukuhkan dominasinya di panggung internasional. Kali ini, Bubur Ayam khas Indonesia resmi menduduki peringkat pertama dalam daftar "Best Porridges in Asia" (Bubur Terbaik di Asia) versi TasteAtlas, ensiklopedia kuliner global terkemuka.
Dengan perolehan rating yang mengesankan sebesar 4,4 bintang, Bubur Ayam berhasil mengungguli berbagai hidangan bubur ikonik lainnya dari negara tetangga, seperti Arroz Caldo dari Filipina dan Thai Chongee dari Thailand.
Mengapa Bubur Ayam Menjadi Juara?
Menurut ulasan TasteAtlas, Bubur Ayam bukan sekadar hidangan sarapan biasa. Beberapa poin yang membuatnya unggul adalah:
· Tekstur dan Kedalaman Rasa: Penggunaan kaldu ayam asli yang digunakan untuk memasak nasi menciptakan tekstur yang kental dan rasa yang sangat gurih.
· Variasi Topping: Kekayaan tekstur dari suwiran ayam, renyahnya cakwe, gurihnya kacang kedelai goreng, hingga aroma bawang goreng dan seledri memberikan pengalaman sensorik yang lengkap.
· Fleksibilitas Lokal: Meskipun berakar dari teknik congee Tiongkok, Bubur Ayam Indonesia dianggap telah berevolusi menjadi hidangan otentik melalui penggunaan bumbu lokal seperti kunyit, kecap manis, dan sambal.
Daftar 10 Besar Bubur Terbaik di Asia
Dominasi Indonesia tidak berhenti di situ. Beberapa varian bubur manis dan gurih asal tanah air lainnya juga ikut masuk dalam jajaran elit ini. Berikut adalah daftar 10 besarnya:
Peringkat
Nama Hidangan
Negara Asal
1
Bubur Ayam
Indonesia
2
Arroz Caldo
Filipina
3
Lugaw
Filipina
4
Bubur Ketan Hitam
Indonesia
5
Kavut
Turki
6
Chè Ba Màu
Vietnam
7
Champorado
Filipina
8
Cháo Lòng
Vietnam
9
Thai Chongee
Thailand
10
Hareesh
Arab Saudi
Kebanggaan Kuliner Lokal
Pencapaian ini membuktikan bahwa makanan kaki lima (street food) Indonesia memiliki daya tarik universal yang kuat. TasteAtlas menekankan bahwa penilaian ini diambil dari ribuan audiens nyata dan pakar kuliner, dengan menyaring ulasan dari bot untuk menjaga keaslian data.
Prestasi ini diharapkan dapat mendorong popularitas pariwisata gastronomi Indonesia, di mana Bubur Ayam kini bukan hanya sekadar menu "sarapan rakyat", melainkan duta rasa Nusantara di mata dunia.
"Menariknya, perdebatan abadi antara "Tim Bubur Diaduk" vs "Tim Bubur Tidak Diaduk" tampaknya tidak menghalangi dunia untuk sepakat bahwa rasa bubur kita adalah yang terbaik!"
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....