Perbedaan Es Dawet Ireng dan Manfaatnya
- 09 Agt 2025 21:35 WIB
- Bengkulu
KBRN, BENGKULU - Es dawet ireng merupakan salah satu minuman tradisional khas Indonesia yang berasal dari daerah Purworejo, Jawa Tengah. Ciri khas dari dawet ini adalah warna hitamnya yang unik, berbeda dari dawet biasa yang berwarna hijau. Warna hitam tersebut berasal dari abu merang, yaitu abu hasil pembakaran jerami padi yang dicampurkan ke dalam adonan tepung. Perbedaan warna ini bukan hanya memberi daya tarik visual, tetapi juga menyimpan khasiat tersendiri. Dikutip dari Fimela.com pada Sabtu (09/08/2025).
Dawet ireng umumnya terbuat dari tepung beras atau tepung ketan yang dicampur dengan abu merang, lalu dimasak dan dicetak seperti cendol. Sementara dawet biasa menggunakan pewarna alami dari daun pandan atau suji, dawet ireng mengandalkan kandungan mineral alami dari abu merang. Selain itu, kuah santan dan gula merah cair tetap menjadi pelengkap utama dalam kedua jenis dawet ini.
Manfaat dari dawet ireng tidak hanya sebagai pelepas dahaga, tetapi juga diyakini dapat membantu menetralisir racun dalam tubuh karena kandungan karbon aktif dari abu merang. Abu merang juga mengandung mineral seperti kalium dan magnesium yang bermanfaat untuk kesehatan. Kombinasi bahan alami ini membuat es dawet ireng menjadi alternatif minuman tradisional yang tidak hanya enak tetapi juga bernutrisi.
Sementara dawet biasa lebih populer di berbagai daerah dengan tampilan hijau segarnya, dawet ireng menawarkan pengalaman rasa yang berbeda. Teksturnya lebih kenyal dan aromanya khas, karena proses pengolahannya masih sangat tradisional. Perbedaan rasa ini menjadikan dawet ireng semakin dicari, terutama saat musim panas atau dalam acara-acara adat Jawa.
Minuman ini cocok dinikmati semua kalangan dan bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dikembangkan sebagai kuliner lokal yang sehat. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap makanan dan minuman alami, es dawet ireng berpotensi besar menjadi ikon kuliner tradisional yang tetap relevan di era modern.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....