Lemea, Makanan Khas Rejang Dari Tunas Bambu
- 27 Sep 2024 11:01 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu – Lemea (lema) adalah hidangan tradisional yang berasal dari suku Rejang di provinsi Bengkulu, Indonesia. Makanan unik ini terkenal karena bahan utamanya yang tidak biasa, yaitu tunas muda bambu atau yang sering disebut rebung.
Proses pembuatan lemea dimulai dengan memotong rebung menjadi potongan-potongan kecil. Kemudian Rebung ini difermentasi selama beberapa hari dalam wadah tertutup. Proses fermentasi ini memberikan cita rasa khas yang asam pada lemea.
Setelah proses fermentasi, rebung dimasak dengan campuran bumbu-bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya. Tidak jarang, lemea juga ditambahkan dengan ikan sungai untuk menambah cita rasa dan nutrisi.
Lemea biasanya disajikan sebagai lauk pendamping nasi. Hidangan ini memiliki rasa yang unik, perpaduan antara asam dari fermentasi rebung, pedas dari cabai, dan gurih dari bumbu-bumbu yang digunakan.
Selain cita rasanya yang khas, lemea juga diyakini memiliki berbagai manfaat kesehatan. Rebung kaya akan serat dan nutrisi, sementara proses fermentasi dapat meningkatkan kandungan probiotik yang baik untuk pencernaan.
Lemea bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga merupakan warisan kuliner yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Rejang dalam memanfaatkan sumber daya alam di sekitar mereka. Kelezatan dan keunikan lemea menjadikannya salah satu daya tarik kuliner yang patut dicoba bagi para pecinta makanan tradisional Indonesia.
Jika kamu sedang berkunjung ke wilayah Rejang Lebong, patut di coba hidangan penggugah selera yang satu ini. (Penulis: Ria Susanti- Mahasiswi Magang IAIN Curup).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....