Gejala Perimenopause yang Jarang Diketahui

  • 20 Agt 2024 14:18 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Perimenopause adalah tahap transisi alami yang terjadi beberapa tahun sebelum menopause. Pada masa ini, tubuh wanita mulai mengalami perubahan hormon yang signifikan, mempersiapkan akhir dari siklus menstruasi dan masa reproduksi. Perimenopause umumnya dialami oleh wanita berusia di atas 40 tahun. Meskipun beberapa gejalanya sudah dikenal luas, seperti menstruasi yang tidak teratur, ada beberapa tanda yang jarang diketahui namun penting untuk diperhatikan.

Menurut penjelasan dari dr. Rika Devi, seorang dokter spesialis penyakit dalam melalui akun Instagram pribadinya @dokterikadevi, ada beberapa gejala perimenopause yang mungkin sering terabaikan oleh banyak orang. Berikut adalah beberapa gejala tersebut:

1. Bau Badan yang Cepat Kembali Setelah Mandi

Salah satu gejala perimenopause yang tidak biasa adalah perubahan pada bau badan. Beberapa wanita mungkin merasa bahwa 10 menit setelah mandi, bau badan sudah kembali muncul, meskipun mandi dilakukan dengan bersih. Hal ini bukan disebabkan oleh kebersihan yang kurang, melainkan akibat perubahan hormonal yang mempengaruhi kelenjar keringat.

2. Sering Mengalami Kesemutan

Rasa kesemutan yang sering muncul, terutama di tangan dan kaki, bisa menjadi gejala perimenopause. Ini terjadi karena fluktuasi hormon estrogen yang memengaruhi fungsi saraf dan sirkulasi darah.

3. Brain Fog

Istilah ini merujuk pada kesulitan untuk fokus dan berkonsentrasi. Wanita yang mengalami brain fog mungkin merasa bingung, pelupa, atau sulit menyelesaikan tugas-tugas yang membutuhkan pemikiran jernih. Kondisi ini sangat terkait dengan perubahan hormon yang memengaruhi fungsi kognitif.

4. Kurang Nyambung Saat Berkomunikasi

Gejala lain yang tidak biasa namun kerap terjadi adalah ketidakmampuan untuk berkomunikasi dengan baik. Saat diajak berbicara, seseorang mungkin merasa sulit untuk menangkap atau merespons percakapan dengan tepat. Ini bisa menjadi tanda bahwa otak sedang mengalami kesulitan dalam memproses informasi akibat perubahan hormon.

5. Rasa Gatal di Seluruh Tubuh

Perubahan hormon selama perimenopause juga bisa menyebabkan rasa gatal pada kulit. Sensasi ini bisa muncul di berbagai bagian tubuh tanpa adanya ruam atau iritasi yang jelas. Hormon estrogen yang menurun mempengaruhi kelembapan dan elastisitas kulit, sehingga menimbulkan rasa gatal.

Mengidentifikasi gejala-gejala perimenopause yang jarang diketahui ini penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang perubahan tubuh yang terjadi seiring bertambahnya usia. Bagi wanita yang memasuki usia 40-an dan mulai merasakan tanda-tanda tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat serta dukungan yang dibutuhkan untuk menjalani masa perimenopause dengan lebih nyaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....