Cara Menjaga agar Gula Darah Tetap Stabil Setiap Hari
- 06 Okt 2026 10:48 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjaga gula darah tetap stabil penting dilakukan agar tubuh tetap bertenaga dan risiko gangguan kesehatan akibat kadar gula yang terlalu tinggi dapat ditekan. Salah satu langkah utama adalah mengatur pola makan dengan memilih makanan bergizi, memperhatikan porsi, serta tidak melewatkan waktu makan.
Pilih sumber karbohidrat yang kaya serat seperti nasi merah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sayuran, dan buah dalam porsi sesuai kebutuhan. American Diabetes Association dalam “Standards of Care in Diabetes—2026” menyebutkan bahwa pola makan yang menekankan biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sayuran, buah, dan makanan minim olahan berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah.
Selain memilih makanan, aktivitas fisik juga berperan penting dalam membantu tubuh menggunakan glukosa dengan lebih baik. Penelitian berjudul “Advice to walk after meals is more effective for lowering postprandial glycaemia in type 2 diabetes mellitus” menemukan bahwa berjalan selama 10 menit setelah setiap makan utama dapat menurunkan peningkatan gula darah setelah makan dibandingkan berjalan 30 menit dalam satu waktu.
Kebiasaan berjalan setelah makan juga didukung oleh penelitian lain berjudul “After Dinner Rest a While, After Supper Walk a Mile? A Systematic Review with Meta-analysis on the Acute Postprandial Glycemic Response to Exercise Before and After Meal Ingestion”. Meta-analisis tersebut menunjukkan bahwa aktivitas fisik setelah makan, terutama berjalan, memberikan manfaat lebih besar terhadap lonjakan gula darah setelah makan dibandingkan aktivitas sebelum makan atau tidak beraktivitas.
Tidur cukup dan mengelola stres juga sebaiknya menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari karena kondisi tubuh dapat memengaruhi kadar gula darah. Selain itu, American Diabetes Association dalam “5. Facilitating Positive Health Behaviors and Well-being to Improve Health Outcomes: Standards of Care in Diabetes—2026” menganjurkan orang dewasa dengan diabetes melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang hingga berat setidaknya 150 menit per minggu dan mengurangi waktu duduk terlalu lama.
Bagi orang yang sudah mengalami diabetes atau memiliki risiko tinggi, pemeriksaan gula darah secara teratur dapat membantu mengetahui pola kenaikan dan penurunan kadar glukosa. CDC melalui “Monitoring Your Blood Sugar” menjelaskan bahwa pemantauan membantu seseorang mengetahui pengaruh makanan, obat-obatan, dan aktivitas fisik terhadap kadar gula serta membantu tenaga kesehatan menentukan perawatan yang sesuai.
Dengan demikian, menjaga gula darah tetap stabil dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti makan teratur, memilih makanan kaya serat, mengontrol porsi, aktif bergerak, dan memantau kadar gula sesuai anjuran tenaga kesehatan. Bagi penderita diabetes yang menggunakan insulin atau obat penurun gula darah, perubahan pola makan maupun olahraga sebaiknya dibicarakan dengan dokter agar tidak menyebabkan gula darah turun terlalu rendah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....