Cara Menghentikan Anak dari Ketergantungan Bermain Game
- 05 Okt 2026 14:57 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Permainan digital menjadi bagian dari kehidupan anak di era teknologi dan dapat memberikan hiburan sekaligus kesempatan untuk mengembangkan keterampilan tertentu apabila digunakan secara seimbang. Namun, penggunaan game yang berlebihan dapat mengganggu tidur, aktivitas fisik, belajar, interaksi keluarga, dan kegiatan sosial anak.
Dilansir dari laman diskominfo.wonosobokab.go.id, langkah pertama yang dapat dilakukan orang tua adalah membuat aturan penggunaan perangkat yang jelas dan konsisten berdasarkan usia serta kebutuhan anak. Aturan sebaiknya disepakati bersama sehingga anak memahami kapan boleh bermain, berapa lama durasinya, dan kegiatan apa yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Orang tua juga perlu menghindari cara menghentikan permainan secara mendadak tanpa memberikan penjelasan, terutama ketika anak sedang berada di tengah permainan. Memberikan peringatan beberapa menit sebelum waktu bermain berakhir dapat membantu anak mempersiapkan diri untuk berhenti.
Mengurangi waktu bermain akan lebih mudah apabila anak memiliki kegiatan alternatif yang menarik seperti olahraga, membaca, bermain di luar rumah, menggambar, atau mengikuti aktivitas bersama keluarga. Orang tua dapat membantu anak menemukan kegiatan yang sesuai dengan minatnya sehingga perubahan kebiasaan tidak terasa sebagai hukuman semata.
Penggunaan perangkat juga sebaiknya tidak menggantikan waktu tidur dan aktivitas penting lainnya, terutama pada malam hari. Orang tua dapat membuat kebiasaan perangkat elektronik disimpan di luar kamar tidur atau dimatikan pada waktu tertentu agar anak memiliki kesempatan beristirahat tanpa gangguan.
Orang tua perlu memberikan contoh karena anak cenderung memperhatikan kebiasaan penggunaan perangkat di lingkungan keluarga. Jika orang tua juga memiliki kebiasaan menggunakan ponsel secara berlebihan, aturan yang diterapkan kepada anak akan lebih sulit diterima tanpa adanya keteladanan.
Jika penggunaan game sudah mengganggu sekolah, hubungan sosial, kesehatan, atau aktivitas sehari-hari secara signifikan dan sulit dikendalikan meskipun telah dilakukan berbagai upaya, orang tua dapat berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga profesional. Pendekatan yang tenang, konsisten, dan melibatkan anak dalam menentukan perubahan kebiasaan dapat membantu proses pengurangan penggunaan game berjalan lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....