Pink October, Momentum Mengenali Kanker Payudara Lebih Dini
- 04 Okt 2026 15:47 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pita merah muda kerap muncul dalam berbagai kampanye kesehatan sepanjang Oktober, mulai dari unggahan media sosial hingga kegiatan masyarakat. Simbol ini berkaitan dengan Bulan Kesadaran Kanker Payudara atau Breast Cancer Awareness Month, yang juga dikenal sebagai Pink October.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut Oktober sebagai momentum untuk meningkatkan pemahaman tentang kanker payudara serta memperluas akses diagnosis dan perawatan yang tepat. Peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan dukungan kepada orang-orang yang kehidupannya terdampak kanker payudara.
Salah satu pesan pentingnya adalah mengenali perubahan pada payudara tanpa harus menunggu munculnya rasa sakit. Menurut WHO, tanda kanker payudara dapat berupa benjolan atau penebalan yang sering kali tidak nyeri, perubahan bentuk payudara, maupun perubahan pada kulit dan puting.
Meski demikian, menemukan benjolan tidak selalu berarti seseorang mengalami kanker payudara karena sebagian besar benjolan bukan kanker. Pemeriksaan tenaga kesehatan tetap diperlukan untuk mengetahui penyebabnya, termasuk ketika benjolan tersebut tidak terasa sakit.
Di Indonesia, Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat mengenali kondisi payudara melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan Pemeriksaan Payudara Secara Klinis (SADANIS). SADARI membantu mengenali perubahan pada tubuh sendiri, sedangkan SADANIS dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk menilai kondisi payudara.
Mengenali perubahan dan memperoleh pemeriksaan tepat waktu dapat membantu kanker payudara ditemukan lebih awal, sehingga penanganan bisa segera dimulai. WHO menekankan bahwa deteksi dini perlu disertai akses diagnosis dan pengobatan, agar masyarakat tidak berhenti pada mengenali gejala saja.
Pink October dapat menjadi pengingat untuk lebih mengenal kondisi tubuh dan membicarakan kekhawatiran dengan tenaga kesehatan. Jika menemukan benjolan atau perubahan yang tidak biasa pada payudara, pemeriksaan di puskesmas atau fasilitas kesehatan dapat menjadi langkah awal untuk memperoleh penjelasan dan tindak lanjut yang sesuai.
Sumber: WHO, “Breast Cancer Awareness Month 2026” dan “Breast cancer”; Kementerian Kesehatan RI, “Cegah Kanker Payudara dengan Sadari dan Sadanis”.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....