Lebam Muncul tanpa Benturan, Kenali Penyebabnya
- 04 Okt 2026 15:45 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pernah menemukan lebam di tangan atau kaki, padahal merasa tidak terbentur apa pun? Bekas kebiruan ini bisa menimbulkan tanda tanya, terutama jika muncul berulang tanpa penyebab yang jelas.
Lebam atau memar terjadi ketika pembuluh darah kecil di bawah kulit rusak, lalu darah keluar dan terkumpul di jaringan sekitarnya. Kulit bisa tetap utuh tanpa luka terbuka, sehingga yang terlihat hanya perubahan warna pada permukaannya.
| Baca juga: Minum Susu saat Perut Kosong Pagi Hari |
Menurut Mayo Clinic, benturan ringan pun dapat menyebabkan memar pada orang yang mudah mengalaminya, meskipun benturan tersebut tidak disadari atau diingat. Seiring bertambahnya usia, kulit juga menipis dan lapisan lemak pelindung berkurang, sehingga pembuluh darah lebih mudah mengalami cedera.
Penggunaan obat tertentu, seperti aspirin dan obat pengencer darah, juga dapat membuat tubuh lebih mudah mengalami lebam karena memengaruhi proses pembekuan darah. Dalam penjelasan di laman Kementerian Kesehatan, dr. Jimmy Oi Santoso menyebut memar sebagai salah satu tanda perdarahan yang perlu diperhatikan oleh pengguna obat pengencer darah.
Warna lebam dapat berubah dari kemerahan menjadi biru keunguan, kemudian kehijauan atau kekuningan sebelum memudar. Perubahan ini merupakan bagian dari proses pemulihan, dan sebagian besar memar menghilang dalam sekitar dua minggu, meskipun waktunya dapat berbeda.
Meski banyak memar tidak berbahaya, lebam yang sering muncul tanpa sebab, berukuran besar, atau disertai perdarahan lain perlu diperiksakan. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan jumlah atau fungsi trombosit, yaitu bagian darah yang membantu menghentikan perdarahan, maupun gangguan pembekuan darah lainnya.
Mencatat kapan lebam muncul dan obat atau suplemen yang sedang digunakan dapat membantu saat berkonsultasi dengan dokter. Jika lebam mulai sering muncul setelah penggunaan obat tertentu, sampaikan perubahan tersebut kepada dokter tanpa menghentikan obat resep sendiri agar penyebab dan penanganannya dapat dinilai dengan tepat.
Sumber: Mayo Clinic, “Easy bruising: Why does it happen?” (30 Mei 2025); MedlinePlus, “Bruises” (24 Juli 2025); Kementerian Kesehatan RI, “Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengonsumsi Obat Pengencer Darah”, oleh dr. Jimmy Oi Santoso (13 Juli 2022).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....