Kenali Kanker Darah sejak Dini
- 30 Sep 2026 21:57 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu - Kanker darah atau kanker hematologi merupakan kelompok penyakit kanker yang berasal dari jaringan pembentuk darah, terutama sumsum tulang dan sistem limfatik. Kondisi ini terjadi ketika sel-sel darah mengalami perubahan sehingga tumbuh dan berkembang secara tidak terkendali.
Berbeda dengan sebagian besar kanker yang membentuk benjolan atau massa padat, kanker darah dapat memengaruhi tubuh melalui perubahan jumlah dan fungsi sel darah. Akibatnya, produksi sel darah normal dapat terganggu dan berbagai fungsi tubuh ikut terdampak.
Merangkum dari laman Kemenkes RI secara umum, kanker darah dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga) jenis utama, yaitu leukemia, limfoma, dan myeloma.
1. Leukemia
Leukemia merupakan kanker yang berawal dari jaringan pembentuk sel darah, terutama di sumsum tulang. Pada kondisi ini, sel darah yang abnormal berkembang secara tidak terkendali dan mengganggu pembentukan sel darah normal.
Ketika jumlah sel abnormal semakin banyak, ruang untuk pembentukan sel darah sehat menjadi berkurang. Akibatnya, tubuh dapat mengalami kekurangan sel darah merah, gangguan pada trombosit, maupun penurunan kemampuan melawan infeksi.
2. Limfoma
Limfoma merupakan kanker yang berasal dari limfosit, yaitu salah satu jenis sel darah putih yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Limfosit terdapat di berbagai bagian tubuh, termasuk kelenjar getah bening, limpa, timus, sumsum tulang, dan jaringan limfatik lainnya.
Ketika sel tersebut mengalami perubahan dan tumbuh secara tidak terkendali, dapat terbentuk limfoma. Salah satu tanda yang sering menjadi perhatian adalah pembesaran kelenjar getah bening, misalnya di leher, ketiak, atau selangkangan. Pembesaran tersebut umumnya tidak terasa nyeri.
3. Myeloma
Myeloma merupakan kanker yang menyerang sel plasma, yaitu jenis sel darah putih yang berperan dalam menghasilkan antibodi untuk membantu tubuh menghadapi infeksi. Pada multiple myeloma, sel plasma abnormal berkembang di sumsum tulang dan menghasilkan protein tertentu dalam jumlah berlebihan.
Pertumbuhan sel abnormal tersebut juga dapat memengaruhi kesehatan tulang dan fungsi ginjal. Karena dapat melibatkan lebih dari satu lokasi pada tulang, kondisi ini dikenal sebagai multiple myeloma.
| Baca juga: Manfaat Wortel untuk Kesehatan |
Tidak semua gejala kanker darah mudah dikenali. Mudah lelah, demam, berat badan menurun, atau pembengkakan kelenjar getah bening dapat disebabkan oleh berbagai kondisi lain.
Namun, apabila keluhan tersebut menetap, berulang, semakin berat, atau muncul bersamaan dengan beberapa gejala lain, sebaiknya dilakukan pemeriksaan medis. Dokter dapat menentukan pemeriksaan yang diperlukan berdasarkan keluhan dan kondisi pasien.
Pemeriksaan darah dan pemeriksaan penunjang lainnya dapat membantu menemukan adanya gangguan pada sel darah dan menentukan langkah pemeriksaan berikutnya. Semakin cepat suatu penyakit dikenali, semakin cepat pula pasien dapat memperoleh penanganan yang sesuai.
Sumber Kemenkes RI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....