Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Diare, Ini Tips agar Cepat Pulih!
- 30 Sep 2026 19:04 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Diare membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan dapat menyebabkan saluran pencernaan menjadi lebih sensitif. Karena itu, pemilihan makanan dan minuman selama diare perlu diperhatikan agar keluhan tidak semakin berat, sementara kebutuhan cairan tetap terpenuhi.
1. Hindari makanan pedas
Makanan yang mengandung banyak cabai sebaiknya sementara dihindari karena capsaicin dapat mengiritasi saluran pencernaan dan berpotensi memperburuk diare. Pilih makanan dengan rasa lebih ringan sampai kondisi pencernaan membaik.
2. Batasi makanan berlemak dan berminyak
Gorengan, makanan cepat saji, serta makanan dengan kandungan lemak tinggi dapat membuat kerja saluran pencernaan menjadi lebih berat. Selama diare, makanan rendah lemak seperti bubur atau makanan yang dimasak tanpa banyak minyak dapat menjadi pilihan.
3. Kurangi susu jika memperburuk gejala
Produk susu sebaiknya dibatasi sementara, terutama pada orang yang mengalami intoleransi laktosa atau ketika konsumsi susu membuat diare semakin parah. Kondisi diare tertentu dapat membuat tubuh lebih sulit mencerna laktosa sehingga menimbulkan kembung atau tinja lebih encer.
4. Hindari kopi, alkohol, dan minuman berkafein
| Baca juga: Minum Susu saat Perut Kosong Pagi Hari |
Kopi, minuman berkafein, alkohol, dan sebagian minuman bersoda sebaiknya dihindari selama diare karena dapat memperburuk gangguan pencernaan atau meningkatkan risiko kekurangan cairan. Sebagai gantinya, utamakan air putih dan cairan yang mengandung elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
5. Batasi makanan yang menghasilkan banyak gas
Kacang-kacangan, kol, brokoli, dan beberapa jenis sayuran atau buah dapat meningkatkan produksi gas sehingga membuat perut semakin kembung. Pilih makanan yang lebih mudah dicerna dan rendah serat sementara waktu, kemudian secara bertahap kembali ke pola makan normal setelah kondisi membaik.
6. Hindari makanan mentah atau kurang matang
Makanan mentah atau yang tidak dimasak hingga matang sempurna berpotensi mengandung bakteri maupun parasit yang dapat memperburuk gangguan pencernaan. Selama diare, pilih makanan yang dimasak matang dan disiapkan dengan memperhatikan kebersihan.
7. Tetap makan dalam porsi kecil dan cukup cairan
Diare bukan berarti seseorang harus berhenti makan, karena tubuh tetap membutuhkan energi untuk proses pemulihan. Konsumsi makanan yang lembut dan mudah dicerna dalam porsi kecil tetapi lebih sering, serta prioritaskan rehidrasi untuk mencegah dehidrasi.
Jika diare disertai darah pada tinja, muntah terus-menerus, demam, tanda dehidrasi, atau tidak kunjung membaik, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan medis. Penanganan juga perlu disesuaikan dengan penyebab diare karena tidak semua kasus dapat ditangani dengan cara yang sama.
Sumber : Kementrian Kesehatan RI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....