Dubai Chewy Cookie Bikin Lidah Terlena

  • 21 Sep 2026 20:59 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu- Dubai Chewy Cookie masih menjadi camilan viral yang membuat banyak orang rela mengantre untuk mencicipinya. Kukis berukuran tebal ini dikenal memiliki tekstur kenyal dengan isian pistachio, cokelat, marshmallow, dan kunafa yang melimpah.

Di balik tampilannya yang menggoda, kandungan energi dan gula camilan tersebut perlu diperhatikan. Jumlahnya dapat berbeda pada setiap produk karena bergantung pada ukuran, resep, isian, serta bahan tambahan yang digunakan.

Satu Dubai Chewy Cookie berukuran besar diperkirakan dapat mengandung sekitar 500 kalori, sedangkan gula dalam beberapa resep mencapai sekitar 25 hingga 30 gram. Karena belum memiliki resep dan ukuran yang seragam, angka kalorinya tidak dapat disamaratakan hingga 1.000 kalori untuk setiap keping.

Kementerian Kesehatan menganjurkan konsumsi gula tidak lebih dari 50 gram atau sekitar empat sendok makan per orang setiap hari. Artinya, kukis dengan kandungan gula 25 hingga 30 gram dapat menghabiskan sekitar setengah hingga 60 persen batas gula harian.

WHO juga menyarankan asupan gula bebas dibatasi kurang dari 10 persen kebutuhan energi harian dan akan lebih baik jika ditekan hingga di bawah lima persen. Pada pola makan 2.000 kalori, batas ideal lima persen tersebut setara dengan sekitar 25 gram gula sehingga satu kukis berpotensi mencapai atau melewatinya. WHO

Klaim bahwa satu kukis harus ditebus dengan berlari sejauh 10 kilometer juga tidak berlaku bagi semua orang. Kalori yang dibakar ketika berlari dipengaruhi berat badan, kecepatan, jarak, usia, dan kondisi tubuh masing-masing.

Makanan manis tetap boleh dinikmati sesekali dalam porsi yang wajar dan sebagai bagian dari pola makan seimbang. Masalah dapat muncul ketika camilan tinggi gula dan kalori dikonsumsi terlalu sering tanpa memperhatikan makanan lain sepanjang hari.

Kebiasaan mengonsumsi gula dan kalori secara berlebihan dapat mendorong kenaikan berat badan serta meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Risikonya semakin besar apabila kebiasaan tersebut disertai kurang bergerak dan pola makan yang tidak seimbang.

Agar lebih aman, Dubai Chewy Cookie dapat dibagi dengan orang lain atau disimpan untuk beberapa kali makan. Menikmati makanan viral boleh saja, tetapi ukuran porsi dan frekuensinya tetap perlu dijaga agar tren sesaat tidak menjadi kebiasaan yang merugikan kesehatan.

Sumber : Instagram Menteri Kesehtan RI Budi Gunadi Sadikin

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....