Kecap Manis Diam-Diam Tingkatkan Tekanan Darah
- 21 Sep 2026 21:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu- Kecap manis menjadi pelengkap favorit untuk soto, sate, penyetan, hingga sambal kecap. Namun, rasa manisnya dapat membuat banyak orang tidak menyadari bahwa bumbu ini juga mengandung natrium.
Kandungan natrium kecap manis berbeda-beda pada setiap merek dan dapat mencapai ratusan miligram dalam satu sendok makan. Karena itu, konsumen perlu memeriksa informasi nilai gizi pada kemasan sebelum menentukan jumlah yang digunakan.
WHO menganjurkan orang dewasa mengonsumsi natrium kurang dari 2.000 miligram sehari atau setara dengan garam kurang dari lima gram. Batas tersebut bukan hanya berasal dari garam dapur, tetapi juga seluruh makanan, minuman, dan bumbu yang dikonsumsi sepanjang hari. WHO
Jika satu sendok makan kecap mengandung 350 hingga 500 miligram natrium, empat sendok dapat menyumbang sekitar 1.400 hingga 2.000 miligram. Jumlah itu setara dengan 70 sampai 100 persen batas konsumsi natrium harian yang dianjurkan WHO.
Natrium dalam kecap sering luput dari perhatian karena tertutup oleh rasa manis yang dominan. Padahal, kandungan natrium tidak dapat dinilai hanya dari seberapa asin makanan terasa.
Asupan natrium berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit kardiovaskular. Natrium membuat tubuh menahan lebih banyak cairan sehingga volume darah bertambah dan jantung harus bekerja lebih keras. WHO
| Baca juga: Lari Pelan Miliki Beragam Manfaat Bagi Tubuh |
Risiko bertambah ketika kecap digunakan bersama garam, penyedap, saus, makanan instan, atau lauk olahan. Tanpa disadari, natrium dari berbagai sumber tersebut dapat menumpuk dalam satu kali makan.
Penggunaan kecap tidak harus dihentikan sepenuhnya, tetapi jumlahnya perlu dibatasi dan diukur menggunakan sendok. Cobalah memakai kecap secukupnya serta menambah cita rasa melalui bawang, cabai, jeruk nipis, rempah, atau bahan segar lainnya.
Orang yang telah mengalami hipertensi, gangguan ginjal, atau penyakit jantung sebaiknya lebih cermat membaca label pangan dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan. Jangan hanya mengandalkan gejala karena tekanan darah tinggi kerap tidak menunjukkan tanda yang jelas dan perlu diketahui melalui pemeriksaan.
Sumber : Instagram Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....