Apa yang Membuat Yogurt Baik Dikonsumsi Sehari-hari?

  • 24 Agt 2026 11:42 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Yogurt bukan sekadar makanan olahan susu dengan rasa asam dan tekstur lembut, tetapi juga menjadi salah satu sumber protein, kalsium, serta mikroorganisme hasil fermentasi yang dapat mendukung kesehatan tubuh. Kandungan tersebut membuat yogurt kerap dimasukkan dalam pola makan sehari-hari, meski manfaatnya tetap bergantung pada jenis yogurt, kandungan gula, serta jumlah yang dikonsumsi.

Salah satu keunggulan yogurt berasal dari proses fermentasi yang melibatkan bakteri seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Proses tersebut membantu memecah sebagian laktosa dalam susu sehingga yogurt pada umumnya lebih mudah ditoleransi oleh sebagian orang yang mengalami kesulitan mencerna laktosa dibandingkan susu biasa.

Yogurt juga dapat menjadi pilihan makanan yang cukup padat gizi karena menyediakan protein dan kalsium yang dibutuhkan tubuh, terutama untuk mendukung pemeliharaan tulang dan jaringan tubuh. Namun, kandungan nutrisi dapat berbeda antarproduk sehingga yogurt tawar tanpa tambahan gula umumnya menjadi pilihan yang lebih mudah dikontrol dibandingkan produk dengan tambahan gula atau berbagai pemanis.

Sejumlah penelitian juga menemukan hubungan antara konsumsi yogurt dan beberapa indikator kesehatan. Salah satunya adalah tinjauan sistematis yang diterbitkan dalam Nutrition Reviews pada 2021 oleh Dennis A. Savaiano dan Robert W. Hutkins, yang menelaah 1.057 abstrak dan akhirnya memasukkan 108 penelitian; tinjauan tersebut menemukan bukti yang secara umum mendukung hubungan konsumsi produk susu fermentasi dengan kesehatan gastrointestinal, kardiovaskular, tulang, pengelolaan berat badan, serta beberapa aspek kesehatan metabolik, meski kualitas dan desain penelitian bervariasi.

Penelitian lain memberikan gambaran mengenai konsumsi yogurt dan kesehatan jangka panjang. Meta-analisis yang diterbitkan di Public Health Nutrition pada 2023 oleh Helda Tutunchi dan kolega menganalisis 17 studi kohort yang melibatkan 896.871 peserta dan menemukan bahwa konsumsi yogurt yang lebih tinggi berhubungan dengan risiko kematian dari semua penyebab dan penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, tetapi penelitian tersebut bersifat observasional sehingga hubungan itu tidak dapat langsung diartikan sebagai bukti bahwa yogurt menyebabkan penurunan risiko tersebut.

Manfaat yogurt juga tidak berarti semakin banyak dikonsumsi akan semakin baik bagi tubuh. Pilihan produk perlu diperhatikan karena yogurt dengan tambahan gula, sirup, atau topping tinggi kalori dapat meningkatkan asupan gula dan energi, sementara orang dengan alergi protein susu atau kondisi tertentu tetap perlu menyesuaikan konsumsi dengan kebutuhan masing-masing.

Dengan kandungan gizi dan hasil fermentasinya, yogurt dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari yang seimbang, terutama jika memilih produk dengan kandungan gula tambahan yang rendah dan porsi yang sesuai. Jadi, alasan yogurt baik dikonsumsi bukan karena makanan ini merupakan “superfood”, melainkan karena dapat menjadi sumber protein, kalsium, dan produk fermentasi yang praktis untuk melengkapi pola makan sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....