Nyamuk Semakin Banyak Belakangan ini? Berikut Penjelasannya

  • 16 Agt 2026 20:28 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu- Belakangan ini, nyamuk terasa semakin banyak berkeliaran di sekitar rumah, terutama pada waktu sore hingga malam hari. Ternyata, kondisi tersebut bukan sekadar perasaan karena suhu lingkungan yang lebih hangat dapat memengaruhi aktivitas dan perkembangan nyamuk.

Suhu yang hangat dapat mempercepat siklus hidup beberapa jenis nyamuk, mulai dari fase telur hingga menjadi nyamuk dewasa. Dalam kondisi lingkungan yang mendukung, proses perkembangan nyamuk dapat berlangsung lebih cepat sehingga jumlahnya berpotensi meningkat.

Tak hanya mempercepat perkembangannya, suhu yang lebih hangat juga dapat membuat nyamuk lebih aktif. Nyamuk betina akan mencari darah sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan untuk membantu proses pembentukan telur.

Di sisi lain, saat udara terasa panas, tubuh manusia cenderung mengeluarkan lebih banyak keringat. Nyamuk dapat mendeteksi berbagai sinyal dari tubuh manusia, termasuk karbon dioksida dari pernapasan serta bau dan senyawa yang berasal dari kulit.

Kondisi tersebut membuat manusia semakin mudah ditemukan oleh nyamuk, terutama ketika berada di lingkungan yang menjadi tempat perkembangbiakannya. Karena itu, meningkatnya aktivitas nyamuk perlu diantisipasi, terlebih karena beberapa jenis nyamuk dapat menjadi pembawa penyakit seperti demam berdarah dengue.

Langkah sederhana dapat dimulai dengan rutin menguras dan menutup rapat tempat penampungan air di sekitar rumah. Genangan air pada pot, ember, wadah bekas, talang air, maupun benda lainnya juga perlu diperiksa dan dihilangkan agar tidak menjadi tempat nyamuk bertelur.

Saat tidur, penggunaan kipas angin atau pendingin ruangan dapat membantu mengurangi gangguan nyamuk, meski bukan pengganti pemberantasan tempat berkembang biaknya. Lotion atau produk penolak nyamuk juga dapat digunakan sesuai petunjuk pemakaian, terutama ketika beraktivitas di tempat yang banyak nyamuk.

Menjaga lingkungan tetap bersih dan menghilangkan tempat berkembang biak menjadi langkah penting untuk mengendalikan populasi nyamuk di sekitar rumah. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin bersama seluruh anggota keluarga dapat membantu mengurangi risiko gigitan nyamuk dan penyakit yang dapat ditularkannya.

Sumber : World Health Organization (WHO) Centers for Disease Control and Prevention (CDC)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....