Mitos atau Fakta? Minum saat Makan ternyata Tidak Mengganggu Pencernaan
- 06 Agt 2026 19:39 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu- Banyak orang masih percaya bahwa minum saat makan dapat mengencerkan asam lambung sehingga mengganggu proses pencernaan. Akibatnya, tidak sedikit yang sengaja menunda minum hingga 30 menit setelah selesai makan karena khawatir makanan tidak tercerna dengan baik.
Anggapan tersebut ternyata merupakan mitos. Menurut dr. Diana F. Suganda, Sp.GK, spesialis gizi klinik, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa minum air saat makan dapat merusak atau menghambat proses pencernaan.
Lambung memiliki kemampuan menyesuaikan produksi asam lambung dan enzim pencernaan sesuai kebutuhan tubuh. Kehadiran air minum saat makan tidak akan membuat sistem pencernaan berhenti bekerja atau kehilangan kemampuannya mencerna makanan.
Sebaliknya, air putih justru dapat membantu melembutkan makanan sehingga lebih mudah dikunyah, ditelan, dan diproses di dalam saluran pencernaan. Hal ini dapat mendukung perjalanan makanan menuju lambung dan usus menjadi lebih lancar.
Meski demikian, jumlah air yang diminum tetap perlu diperhatikan. Pada sebagian orang, mengonsumsi air dalam jumlah terlalu banyak saat makan dapat membuat perut terasa lebih penuh, begah, atau kurang nyaman.
Karena itu, minumlah secukupnya sesuai rasa haus dan kebutuhan tubuh. Tidak ada aturan medis yang mengharuskan seseorang menunggu 30 menit setelah makan sebelum boleh minum air.
Menjaga kecukupan cairan setiap hari jauh lebih penting daripada mengikuti mitos yang belum terbukti secara ilmiah. Jadi, tidak perlu takut minum saat makan, asalkan dilakukan dalam jumlah yang wajar dan lebih mengutamakan air putih sebagai pilihan utama untuk menjaga kesehatan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....