Menjaga Asupan Anak sejak Dini, Kunci Membangun Generasi Sehat dan Berkualitas
- 30 Jul 2026 22:09 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Membiasakan anak mengonsumsi makanan bergizi sejak dini merupakan investasi penting untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kesehatan mereka hingga dewasa. Pola makan yang terbentuk pada masa kanak-kanak cenderung bertahan dalam jangka panjang sehingga orang tua memiliki peran besar dalam membangun kebiasaan makan yang sehat.
Makanan yang dikonsumsi anak sebaiknya mengandung gizi seimbang yang terdiri atas karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, dan serat. Selain memperhatikan jenis makanan, orang tua juga perlu memastikan porsi makan sesuai dengan usia dan kebutuhan energi anak agar pertumbuhan berlangsung optimal tanpa meningkatkan risiko obesitas.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet melalui The 2023 Lancet Series on Maternal and Child Nutrition menegaskan bahwa kualitas gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan, sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, sangat menentukan perkembangan otak, sistem kekebalan tubuh, serta kesehatan jangka panjang. Kekurangan maupun kelebihan asupan gizi pada periode tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kronis saat anak beranjak dewasa.
Orang tua juga dianjurkan membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh, termasuk makanan ultra proses yang kini semakin mudah dijumpai. Sebagai gantinya, biasakan anak mengonsumsi buah, sayur, ikan, telur, susu, kacang-kacangan, serta sumber protein lainnya yang kaya nutrisi dan lebih bermanfaat bagi tubuh.
Selain memilih makanan sehat, suasana makan bersama keluarga juga berpengaruh terhadap kebiasaan makan anak. Anak yang terbiasa makan bersama orang tua cenderung lebih berani mencoba makanan baru, memiliki pola makan lebih baik, serta lebih sedikit mengonsumsi makanan cepat saji dibandingkan anak yang sering makan sendiri.
Hal tersebut sejalan dengan hasil penelitian American Academy of Pediatrics yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics, yang menunjukkan bahwa makan bersama keluarga secara rutin berkaitan dengan peningkatan kualitas pola makan, konsumsi buah dan sayur yang lebih tinggi, serta penurunan risiko kelebihan berat badan pada anak dan remaja. Interaksi positif saat makan juga membantu membangun hubungan emosional yang lebih erat antara orang tua dan anak.
Dengan memperhatikan nutrisi sejak usia dini, orang tua tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga membentuk gaya hidup sehat yang akan terbawa hingga dewasa. Kebiasaan sederhana seperti menyediakan makanan bergizi, membatasi camilan tidak sehat, dan memberi contoh pola makan yang baik dapat menjadi fondasi penting bagi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....