Mengapa Luka Terasa Gatal saat Sembuh?
- 21 Jul 2026 07:39 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Luka yang mulai mengering sering kali terasa gatal. Meski mengganggu, kondisi ini umumnya merupakan bagian dari proses alami tubuh saat memperbaiki jaringan kulit yang rusak.
Ketika kulit terluka, tubuh langsung mengirim berbagai sel untuk menghentikan perdarahan dan mencegah infeksi. Setelah itu, sel-sel baru mulai terbentuk untuk menggantikan jaringan yang rusak sehingga proses penyembuhan dapat berlangsung.
| Baca juga: Kulit Kering dan Cara Menjaga Kelembapannya |
Dikutip dari American Academy of Dermatology (AAD), pada tahap penyembuhan tubuh juga melepaskan zat kimia seperti histamin yang membantu proses perbaikan jaringan. Pelepasan zat ini dapat merangsang ujung saraf di sekitar luka dan menimbulkan rasa gatal.
Selain itu, serabut saraf yang sempat mengalami kerusakan akan mulai tumbuh kembali. Saat saraf beregenerasi, kulit bisa menjadi lebih sensitif sehingga sensasi gatal lebih mudah muncul.
Kulit yang membentuk keropeng juga cenderung menjadi lebih kering dan terasa tertarik. Mayo Clinic menjelaskan bahwa menjaga kelembapan luka dengan perawatan yang tepat dapat membantu proses penyembuhan sekaligus mengurangi rasa tidak nyaman.
Meski terasa gatal, menggaruk luka sebaiknya dihindari karena dapat merusak jaringan baru yang masih rapuh. Kebiasaan ini juga berisiko memperlambat penyembuhan, menyebabkan infeksi, dan meninggalkan bekas luka yang lebih jelas.
Apabila rasa gatal disertai kemerahan yang meluas, keluar nanah, nyeri hebat, atau demam, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan karena bisa menjadi tanda infeksi. Jadi, selama tidak disertai gejala tersebut, rasa gatal pada luka umumnya menandakan tubuh sedang bekerja memperbaiki kulit yang terluka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....