Sering Menahan Bersin? Simak Risikonya
- 27 Jun 2026 09:51 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Bersin sering dianggap hal sepele, bahkan tidak sedikit orang yang sengaja menahannya saat berada di tempat umum. Padahal, kebiasaan ini ternyata menyimpan risiko yang jarang diketahui.
Saat bersin, tubuh sedang berusaha mengeluarkan partikel asing seperti debu, alergen, atau kuman dari saluran pernapasan. Refleks ini merupakan salah satu mekanisme alami yang membantu melindungi tubuh.
Karena alasan sopan santun atau tidak ingin mengganggu orang lain, sebagian orang memilih menutup hidung dan mulut rapat-rapat agar bersin tidak keluar. Cara ini memang terlihat praktis, tetapi dapat meningkatkan tekanan di dalam saluran pernapasan.
Menurut penjelasan Cleveland Clinic dan National Health Service (NHS), tekanan yang terjebak akibat menahan bersin dapat berdampak pada telinga, sinus, hingga tenggorokan. Meski kasus serius tergolong jarang, beberapa laporan medis menunjukkan bahwa cedera pada jaringan tubuh dapat terjadi akibat tekanan yang sangat tinggi.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ Case Reports bahkan pernah melaporkan kasus robekan pada tenggorokan setelah seseorang menahan bersin dengan menutup hidung dan mulut. Temuan tersebut menunjukkan bahwa bersin bukan sekadar hembusan udara biasa.
Kabar baiknya, bukan berarti kita harus bersin sembarangan. Kementerian Kesehatan RI dan WHO menganjurkan etika bersin yang benar dengan menutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau lipatan siku bagian dalam, lalu segera mencuci tangan.
Jadi, jika dorongan bersin datang, lebih baik keluarkan dengan cara yang aman daripada menahannya. Selain membantu tubuh bekerja sebagaimana mestinya, langkah sederhana ini juga dapat mengurangi risiko gangguan yang tidak perlu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....