Usir Cenat-Cenut! 4 Minuman Pereda Sakit Kepala yang Ampuh dan Alami.
- 23 Jun 2026 07:33 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pernah gak sih, lagi asyik beraktivitas tiba-tiba kepala terasa cenat-cenat alias sakit kepala menyerang? Rasanya pasti langsung bikin mood anjlok dan konsentrasi buyar. Sebelum kamu buru-buru meraih obat-obatan kimia di laci, sebenarnya ada cara yang lebih ramah di tenggorokan dan tubuh, lho.
Yup, beberapa jenis minuman hangat maupun segar ternyata punya "kekuatan super" untuk meredakan ketegangan di kepala. Yuk, intip daftarnya di bawah ini!
- Air Putih (Sang Penyelamat Utama)
Kedengarannya sepele banget, ya? Tapi jangan salah, dehidrasi ringan adalah salah satu pemicu paling sering dari sakit kepala tegang. Saat tubuh kekurangan cairan, volume darah akan menurun sehingga aliran oksigen ke otak berkurang. Jaringan di otak pun bisa sedikit menyusut dan memicu rasa nyeri berdenyut.
Coba deh langsung minum 1 sampai 2 gelas air putih secara perlahan saat kepalamu mulai terasa berat. Sering kali, rasa sakitnya bisa reda dalam waktu 30 menit!
- Teh Jahe Hangat
Bukan rahasia lagi kalau jahe adalah rajanya herbal. Jahe mengandung senyawa aktif bernama gingerol dan shogaol yang memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan) serta pereda nyeri alami.
Hebatnya lagi, cara kerja jahe ini mirip dengan beberapa obat pereda nyeri medis. Plus, kalau sakit kepalamu tipikal migrain yang disertai rasa mual, kehangatan teh jahe ini ampuh banget buat menenangkan perut yang bergejolak.
- Teh Peppermint
Kalau sakit kepala yang kamu rasakan tipe tension headache—yang rasanya kayak ada pita karet kencang mengikat sekeliling dahi—teh peppermint adalah jawabannya.
Daun mint mengandung mentol yang memberikan efek relaksasi dan sensasi dingin pada otot-otot kepala serta leher yang tegang. Sambil meminumnya, hirup juga uap hangatnya sebagai aromaterapi penenang pikiran.
- Kopi atau Teh Hijau (Secukupnya!)
Minuman berkafein seperti kopi atau teh hijau bisa jadi pisau bermata dua, tapi kalau takarannya pas, mereka bisa jadi penolong instan. Sakit kepala sering kali terjadi karena pembuluh darah di otak yang melebar. Nah, kafein memiliki sifat vasokonstriksi alami yang membantu menyempitkan kembali pembuluh darah tersebut sehingga meredakan nyeri.
Dalam panduan kesehatan resmi mengenai pemenuhan cairan, Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) Kemenkes menegaskan bahwa salah satu Gejala Awal Dehidrasi yang paling sering muncul adalah sakit kepala.
Kemenkes menjelaskan bahwa ketika tubuh kekurangan cairan, keseimbangan air dan elektrolit terganggu, yang secara langsung memengaruhi sistem saraf dan pembuluh darah di kepala. Oleh karena itu, minum air putih adalah langkah pertama dan paling utama sebelum mengonsumsi obat-obatan.
Kemenkes RI secara konsisten mengampanyekan penggunaan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) untuk mengatasi keluhan kesehatan ringan secara mandiri (asuhan mandiri). Berdasarkan panduan herbal Kemenkes, jahe dikategorikan sebagai analgesik (pereda nyeri) dan anti-inflamasi alami berkat kandungan minyak atsiri dan gingerol.
Selain itu, terkait konsumsi kafein dan herbal, para ahli juga mengingatkan bahwa respons tubuh setiap orang bisa berbeda. Kafein bisa meredakan sakit kepala, namun jika dikonsumsi berlebihan atau bagi orang yang sensitif, efeknya justru bisa berbalik memicu sakit kepala (caffeine rebound).
Jika setelah minum air putih atau teh herbal di atas sakit kepalamu masih membandel, cobalah untuk beristirahat sejenak di ruangan yang redup dan tenang. Namun, jika sakit kepala terasa sangat hebat secara tiba-tiba atau berlangsung berhari-hari, jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter, ya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....