Onychophagia atau Kebiasaan Menggigit Kuku, Kenali Risikonya
- 14 Jun 2026 09:49 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Saat sedang berpikir, menunggu sesuatu, atau merasa gugup, tanpa sadar sebagian orang mulai menggigit kukunya. Kebiasaan ini terlihat sederhana, tetapi ternyata memiliki nama medis, yaitu onychophagia atau nail biting.
Cerita ini sering dimulai sejak masa kanak-kanak dan dapat berlanjut hingga dewasa. Menurut para ahli, kebiasaan menggigit kuku kerap berkaitan dengan stres, kecemasan, kebosanan, atau sekadar menjadi kebiasaan yang dilakukan berulang tanpa disadari.
Di balik aktivitas yang tampak sepele tersebut, terdapat risiko kesehatan yang tidak boleh dianggap remeh. Kuku dan jari tangan dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri maupun kuman yang kemudian masuk ke dalam mulut saat kuku digigit.
Dalam kisah yang lebih panjang, kebiasaan ini juga dapat merusak jaringan di sekitar kuku. Akibatnya, kuku bisa tumbuh tidak normal, mengalami peradangan, bahkan meningkatkan risiko infeksi pada kulit sekitar jari.
Tak hanya berdampak pada kuku, kesehatan gigi juga bisa ikut terganggu. Menggigit kuku secara terus-menerus berisiko menyebabkan gigi retak, aus, atau mengganggu susunan gigi dalam jangka panjang.
Menurut penelitian yang ditulis oleh Shari R. Lipner bersama tim dari Departemen Dermatologi Weill Cornell Medicine, onychophagia merupakan perilaku yang cukup umum dan dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang jika berlangsung terus-menerus. Penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa kebiasaan menggigit kuku dapat menimbulkan masalah fisik maupun psikososial.
Sementara itu, dokter kulit Margaret E. Parsons dari University of California, Davis, yang dikutip oleh American Academy of Dermatology, menjelaskan bahwa kebiasaan menggigit kuku kronis dapat merusak jaringan pembentuk kuku dan meningkatkan risiko perpindahan bakteri serta virus dari mulut ke jari maupun sebaliknya.
Kabar baiknya, kebiasaan ini dapat dikurangi secara bertahap. Menjaga kuku tetap pendek, mencari aktivitas pengalih saat stres, serta mengenali pemicu kebiasaan menggigit kuku dapat membantu seseorang menghentikannya secara perlahan.
Pada akhirnya, menggigit kuku bukan hanya soal kebiasaan kecil yang dilakukan saat bosan. Dengan memahami penyebab dan dampaknya, kita bisa mulai menjaga kesehatan kuku, gigi, dan kebersihan tubuh dengan lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....