Kasus Demam Berdarah Rentan Meningkat saat Peralihan Musim

  • 25 Mei 2026 11:32 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Peralihan musim dari panas ke hujan menjadi periode yang perlu diwaspadai karena berisiko meningkatkan kasus demam berdarah dengue atau DBD. Kondisi cuaca yang tidak menentu menciptakan banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.

Organisasi Kesehatan Dunia World Health Organization menyebut perubahan iklim dan peningkatan curah hujan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penyebaran dengue di berbagai negara tropis. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga rutin mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama masa pancaroba.

Nyamuk penyebab DBD biasanya berkembang biak di tempat penampungan air bersih seperti bak mandi, ember, talang air, hingga wadah bekas yang tergenang air hujan. Karena itu, kebiasaan membersihkan lingkungan secara rutin menjadi langkah paling efektif dalam mencegah penyebaran penyakit ini.

Gejala awal demam berdarah umumnya ditandai dengan demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, serta muncul ruam pada kulit. Pada beberapa kasus, penderita juga dapat mengalami penurunan trombosit yang berisiko menyebabkan perdarahan serius jika terlambat ditangani.

Sejumlah penelitian kesehatan menunjukkan bahwa peningkatan kelembapan udara saat peralihan musim membuat siklus hidup nyamuk menjadi lebih cepat. Kondisi tersebut menyebabkan populasi nyamuk meningkat dalam waktu singkat, terutama di wilayah padat penduduk dengan sanitasi yang kurang baik.

Pemerintah dan tenaga kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Langkah tambahan seperti menggunakan lotion anti nyamuk, memasang kawat kasa, dan menjaga kebersihan lingkungan juga sangat dianjurkan.

Masyarakat diharapkan tidak menganggap remeh gejala demam tinggi yang muncul saat musim pancaroba. Jika mengalami gejala yang mengarah pada DBD, pemeriksaan ke fasilitas kesehatan perlu segera dilakukan agar penanganan dapat diberikan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat dicegah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....