Sering Dipakai Sehari-hari, Amankah Deodoran dari Risiko Kanker?

  • 22 Mei 2026 15:14 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu- Isu mengenai penggunaan deodoran roll-on yang dikaitkan dengan kanker payudara memang kerap muncul dan menyebar luas di media sosial. Informasi ini sering kali membuat banyak perempuan merasa cemas tanpa dasar ilmiah yang kuat.

Padahal, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang meyakinkan bahwa penggunaan deodoran atau antiperspiran dapat menyebabkan kanker payudara. Para ahli kesehatan menegaskan bahwa isu ini lebih banyak bersumber dari mitos yang terus berulang.

Salah satu kekhawatiran yang sering muncul adalah anggapan bahwa bahan kimia dalam deodoran dapat diserap melalui kulit ketiak dan mengganggu hormon tubuh. Namun, penyerapan zat tersebut dalam jumlah signifikan yang dapat memicu kanker belum pernah terbukti secara ilmiah.

Melansir dari akun Instagram dr. Joko Wibowo seorang dokter bedah, penelitian berskala besar seperti The Sister Study (Chang et al., 2024) memberikan gambaran yang lebih jelas terkait hal ini. Studi yang melibatkan hampir 50.000 wanita tersebut menunjukkan bahwa penggunaan deodoran atau antiperspiran tidak meningkatkan risiko kanker payudara secara signifikan.

Selain itu, lembaga kesehatan dunia seperti American Cancer Society juga menyatakan bahwa tidak ada hubungan langsung antara penggunaan deodoran dengan kanker payudara. Penelitian yang ada saat ini belum menemukan bukti kuat yang mendukung klaim tersebut.

Kanker payudara sendiri lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti генetik, usia, gaya hidup, dan riwayat kesehatan keluarga. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami faktor risiko yang sebenarnya agar tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan.

Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi kesehatan, terutama yang beredar di media sosial. Memastikan sumber informasi berasal dari penelitian ilmiah dan lembaga terpercaya menjadi langkah penting untuk menghindari kepanikan yang tidak perlu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....