Kandungan Merkuri pada Skincare yang Diam-Diam Bisa Merusak Kulitmu
- 11 Mei 2026 22:11 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kesadaran masyarakat terhadap penggunaan skincare terus meningkat, namun tidak semua produk aman digunakan. Beberapa kandungan dalam skincare justru berpotensi menimbulkan iritasi hingga kerusakan kulit jika digunakan tanpa pengawasan.
Salah satu bahan yang sering menjadi sorotan adalah merkuri, yang kerap ditemukan pada produk pemutih ilegal. Menurut World Health Organization, merkuri dapat menyebabkan gangguan kulit serius hingga berdampak pada sistem saraf jika digunakan dalam jangka panjang.
Selain merkuri, hidrokuinon juga perlu diwaspadai jika digunakan tanpa resep dokter. Badan pengawas seperti BPOM mengatur penggunaannya karena berisiko menyebabkan iritasi dan perubahan warna kulit yang tidak merata.
Bahan lain yang cukup kontroversial adalah paraben, yang digunakan sebagai pengawet dalam produk kosmetik. Sejumlah penelitian dalam bidang Dermatology mengaitkan paparan paraben berlebih dengan gangguan hormon, meski masih terus diteliti lebih lanjut.
| Baca juga: Tips Memilih Pelembap untuk Kulit Beruntusan |
Kandungan alkohol dengan kadar tinggi juga dapat berdampak buruk pada kulit, terutama bagi pemilik kulit sensitif. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan kulit menjadi kering, iritasi, hingga merusak lapisan pelindung alami kulit.
Fragrance atau pewangi sintetis yang tidak jelas komposisinya juga patut diwaspadai. Bahan ini sering menjadi pemicu alergi dan iritasi, terutama jika digunakan dalam jangka panjang tanpa disadari.
Para ahli menyarankan untuk selalu membaca label komposisi sebelum membeli produk skincare. Dengan memahami kandungan yang digunakan, masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih produk yang aman dan sesuai dengan kebutuhan kulit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....