Wajah Bisa Rusak Permanen? Bahaya Sunburn Sering Diremehkan
- 27 Apr 2026 22:06 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Paparan sinar matahari berlebih di tengah cuaca terik dapat menyebabkan Sunburn yang berdampak serius pada kesehatan kulit wajah. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa perih, tetapi juga berpotensi merusak jaringan kulit jika terjadi berulang.
Sunburn terjadi akibat paparan radiasi ultraviolet, terutama Ultraviolet Radiation jenis UVB yang merusak lapisan luar kulit. Sementara itu, sinar UVA dapat menembus lebih dalam dan mempercepat penuaan kulit.
Gejala sunburn pada wajah biasanya ditandai dengan kemerahan, kulit terasa panas, hingga mengelupas setelah beberapa hari. Dalam kasus tertentu, kondisi ini juga bisa menyebabkan pembengkakan dan iritasi yang cukup parah.
Sejumlah penelitian dalam bidang Dermatologi menunjukkan bahwa paparan sinar UV tanpa perlindungan dapat merusak kolagen kulit. Kerusakan ini dapat memicu munculnya keriput dini, flek hitam, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.
Selain kerusakan jangka panjang, sunburn juga dapat mengganggu kesehatan kulit dalam waktu dekat. Kulit yang terbakar sinar matahari cenderung menjadi lebih sensitif dan rentan terhadap infeksi atau iritasi lanjutan.
Untuk mencegah sunburn, penggunaan tabir surya dengan kandungan Sun Protection Factor yang sesuai sangat dianjurkan sebelum beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, memakai topi, kacamata, dan menghindari paparan matahari langsung pada pukul 10.00 hingga 16.00 juga dapat membantu melindungi kulit.
Kesadaran masyarakat terhadap bahaya sunburn perlu terus ditingkatkan, terutama di daerah dengan intensitas matahari tinggi. Dengan perlindungan yang tepat, risiko kerusakan kulit wajah akibat cuaca terik dapat diminimalkan secara signifikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....