Anak Terlambat Bicara? Kenali Tanda Speech Delay sejak Dini
- 20 Apr 2026 21:31 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kemampuan berbicara merupakan salah satu tahap penting dalam tumbuh kembang anak yang perlu diperhatikan orang tua. Namun, tidak semua anak berkembang dengan kecepatan yang sama, sehingga penting untuk mengenali tanda-tanda keterlambatan bicara sejak dini.
Speech delay atau keterlambatan bicara adalah kondisi ketika kemampuan komunikasi anak tidak sesuai dengan usianya. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kurangnya stimulasi hingga gangguan perkembangan tertentu.
Salah satu gejala awal yang sering muncul adalah anak belum mampu mengucapkan kata sederhana sesuai tahapan usianya. Misalnya, pada usia 12 hingga 18 bulan, anak umumnya sudah mulai mengucapkan kata seperti “mama” atau “papa”.
Selain itu, anak dengan speech delay cenderung memiliki kosakata yang terbatas dan sulit memahami instruksi sederhana. Mereka juga sering menggunakan bahasa tubuh atau isyarat sebagai pengganti komunikasi verbal.
Menurut sejumlah penelitian dalam bidang perkembangan anak, interaksi yang minim dengan orang tua dapat mempengaruhi kemampuan bicara anak. Kurangnya stimulasi seperti jarang diajak berbicara atau dibacakan cerita dapat memperlambat perkembangan bahasa.
Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah anak tidak merespons saat dipanggil atau terlihat kurang tertarik berkomunikasi. Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga bisa berkaitan dengan gangguan pendengaran atau spektrum autisme.
Untuk itu, orang tua disarankan segera berkonsultasi dengan tenaga profesional jika menemukan tanda-tanda tersebut. Penanganan yang tepat sejak dini sangat penting agar perkembangan komunikasi anak dapat berjalan optimal dan sesuai tahapan usianya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....