Tingginya Screen Time Picu Digital Burnout di Kalangan Generasi Muda

  • 12 Apr 2026 22:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Fenomena kelelahan digital atau digital burnout mulai banyak dialami kalangan anak muda di tengah meningkatnya penggunaan teknologi. Aktivitas yang serba online, mulai dari belajar, bekerja, hingga hiburan, membuat waktu layar (screen time) semakin tinggi setiap harinya.

Kondisi ini kerap tidak disadari karena penggunaan perangkat digital sudah menjadi bagian dari rutinitas. Namun, paparan layar yang berlebihan dapat memicu kelelahan mental dan menurunkan produktivitas.

Digital burnout biasanya ditandai dengan rasa lelah, sulit fokus, serta menurunnya motivasi dalam menjalankan aktivitas. Selain itu, sebagian orang juga mengalami gangguan tidur akibat penggunaan gawai yang tidak terkontrol.

Salah satu penyebab utama digital burnout adalah tidak adanya batasan waktu dalam menggunakan perangkat digital. Banyak anak muda yang terus terhubung dengan pekerjaan atau media sosial, bahkan di luar jam produktif.

Untuk mengatasi hal ini, penting bagi individu untuk mulai mengatur waktu penggunaan gawai. Membatasi screen time serta menetapkan jadwal istirahat menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan.

Selain itu, melakukan aktivitas di luar dunia digital juga dapat membantu mengurangi kelelahan. Kegiatan seperti olahraga ringan, membaca buku, atau bersosialisasi secara langsung dapat memberikan keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.

Menjaga kualitas tidur juga menjadi faktor penting dalam mencegah digital burnout. Mengurangi penggunaan perangkat sebelum tidur dapat membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.

Dengan kesadaran dan pengelolaan yang tepat, digital burnout dapat dihindari. Anak muda diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa mengorbankan kesehatan mental dan produktivitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....