Usia Berbeda, Kualitas Tidur Berbeda
- 29 Mar 2026 22:12 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kualitas tidur setiap individu ternyata dipengaruhi oleh faktor usia yang berbeda-beda. Mulai dari anak-anak hingga lansia, kebutuhan dan pola tidur mengalami perubahan seiring bertambahnya usia.
Pada anak-anak, tidur memiliki peran penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Anak usia sekolah umumnya membutuhkan waktu tidur sekitar 9 hingga 11 jam per hari untuk mendukung fungsi otak dan fisik.
Memasuki usia remaja, pola tidur sering mengalami perubahan akibat faktor hormonal dan gaya hidup. Banyak remaja cenderung tidur lebih larut, sehingga berisiko mengalami kurang tidur yang berdampak pada konsentrasi dan kesehatan mental.
Penelitian dalam Sleep Health Journal menunjukkan bahwa kurang tidur pada remaja dapat meningkatkan risiko stres dan gangguan suasana hati. Hal ini juga dapat memengaruhi performa akademik serta interaksi sosial.
Pada orang dewasa, kebutuhan tidur cenderung lebih stabil, yaitu sekitar 7 hingga 9 jam per hari. Namun, tekanan pekerjaan dan aktivitas harian sering kali membuat kualitas tidur menjadi kurang optimal.
Sementara itu, pada lansia, durasi tidur biasanya lebih pendek dan mudah terbangun di malam hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh perubahan biologis serta adanya faktor kesehatan tertentu.
Dengan memahami perbedaan kebutuhan tidur berdasarkan usia, setiap individu dapat menyesuaikan pola istirahatnya. Tidur yang berkualitas menjadi kunci penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental di setiap tahap kehidupan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....