Waspada Lonjakan Kolesterol Tinggi Pasca Lebaran

  • 24 Mar 2026 19:11 WIB
  •  Bengkulu
Poin Utama
  • Konsumsi makanan tinggi lemak selama hari raya menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya kolesterol.
  • Hidangan khas Lebaran seperti opor, rendang, dan kue manis umumnya mengandung lemak jenuh tinggi dan berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam darah secara signifikan.
  • Perbanyak konsumsi sayur, buah, aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil pasca Lebaran.

RRI.CO.ID, Bengkulu – Masyarakat diimbau waspada lonjakan kolesterol tinggi pasca perayaan Lebaran. Konsumsi makanan tinggi lemak selama hari raya menjadi salah satu pemicu utama.

Hidangan khas Lebaran seperti opor, rendang, dan kue manis umumnya mengandung lemak jenuh tinggi. Pola makan ini berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam darah secara signifikan.

Menurut World Health Organization (WHO), kolesterol tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung dan stroke. Kondisi ini sering tidak menimbulkan gejala sehingga perlu diwaspadai sejak dini.

Sementara itu, Centers for Disease Control and Prevention menyebut pola makan tidak sehat menjadi penyebab utama kolesterol tinggi. Kurangnya aktivitas fisik setelah libur panjang juga memperparah kondisi tersebut.

Gejala yang mungkin muncul antara lain cepat lelah dan nyeri dada. Namun, pemeriksaan rutin tetap menjadi cara terbaik untuk mengetahui kadar kolesterol.

Untuk mencegah lonjakan, masyarakat disarankan kembali ke pola makan seimbang. Perbanyak konsumsi sayur, buah, serta kurangi makanan berlemak dan gorengan.

Selain itu, aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari sangat dianjurkan. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil pasca Lebaran.

Dengan menjaga pola hidup sehat, risiko kolesterol tinggi dapat ditekan. Masyarakat diharapkan lebih bijak dalam mengatur pola makan setelah perayaan Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....