Mengenal Food Coma setelah Makan

  • 20 Mar 2026 12:37 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Food coma adalah kondisi rasa kantuk atau lemas yang muncul setelah seseorang mengonsumsi makanan dalam jumlah besar. Fenomena ini cukup umum terjadi, terutama setelah makan berat dengan kandungan karbohidrat dan lemak yang tinggi.

Secara ilmiah, food coma dikenal sebagai Postprandial Somnolence. Kondisi ini terjadi karena tubuh mengalihkan energi untuk proses pencernaan sehingga memengaruhi tingkat kewaspadaan seseorang.

Beberapa penelitian dalam bidang Ilmu Gizi menunjukkan bahwa makanan tinggi karbohidrat dapat meningkatkan produksi hormon serotonin dan melatonin. Kedua hormon tersebut berperan dalam mengatur suasana hati dan rasa kantuk, sehingga memicu perasaan mengantuk setelah makan.

Selain itu, aliran darah dalam tubuh juga lebih banyak difokuskan ke sistem pencernaan setelah makan. Hal ini menyebabkan pasokan darah ke otak sedikit berkurang sementara waktu, sehingga tubuh terasa lebih lelah dan kurang fokus.

Food coma juga sering dipicu oleh porsi makan yang berlebihan dalam satu waktu. Semakin banyak makanan yang dikonsumsi, semakin berat kerja sistem pencernaan, sehingga tubuh cenderung merespons dengan rasa lelah.

Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika terjadi secara berulang. Terutama bagi mereka yang harus tetap produktif setelah makan, seperti pekerja kantoran atau pelajar.

Untuk mencegah food coma, disarankan untuk mengatur porsi makan dan memilih makanan yang seimbang. Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun lebih sering, serta menghindari makanan tinggi lemak dan gula berlebih dapat membantu menjaga energi tetap stabil setelah makan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....