Perubahan yang Terjadi pada Tubuh saat Puasa
- 01 Mar 2026 07:32 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu: Berpuasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga memicu berbagai proses biologis di dalam tubuh. Salah satu yang terjadi di jam-jam awal adalah pemecahan gula sebagai sumber energi utama.
Pada fase awal puasa, tubuh memecah glikogen dan glukosa yang tersimpan untuk dijadikan bahan bakar. Cadangan energi ini membantu menggantikan asupan makanan yang biasanya dikonsumsi pada siang hari.
Dilansir dari Sciencing, sekitar 25 persen hasil pemecahan gula tersebut dialirkan ke otak. Sementara sisanya digunakan untuk mendukung fungsi sel darah merah dan aktivitas otot agar tubuh tetap bekerja optimal.
Selain itu, sistem pencernaan juga mendapatkan waktu istirahat selama tidak ada makanan yang masuk. Kondisi ini membuat energi tubuh lebih terfokus pada proses perbaikan jaringan dan sel yang rusak, sehingga membantu menjaga keseimbangan metabolisme.
Puasa juga dapat memicu kondisi ketosis, yakni saat tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi alternatif. Mengutip Healthline, ketosis terjadi ketika kadar keton meningkat dan produksi energi lebih banyak berasal dari lemak, yang sekaligus dapat membantu menurunkan produksi asam lambung selama puasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....