Mencuci Telur, Amankah Dilakukan?
- 22 Feb 2026 11:26 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Mencuci telur sebelum disimpan kerap dianggap sebagai langkah menjaga kebersihan. Namun praktik ini justru dapat meningkatkan risiko masuknya bakteri ke dalam telur jika dilakukan tidak tepat.
Telur memiliki lapisan pelindung alami yang disebut kutikula pada permukaan cangkangnya. Lapisan ini berfungsi mencegah bakteri menembus pori-pori cangkang dan mencemari bagian dalam telur.
Menurut Food and Drug Administration (FDA), telur yang telah dicuci berpotensi kehilangan lapisan pelindung tersebut sehingga lebih rentan terhadap kontaminasi bakteri. FDA tidak merekomendasikan pencucian ulang telur komersial yang sudah melalui proses sanitasi.
Bakteri seperti Salmonella dapat masuk melalui pori cangkang apabila lapisan pelindung rusak dan terjadi perbedaan suhu antara air dan telur. Kondisi ini memungkinkan bakteri terdorong masuk ke bagian dalam telur.
Dikutip dari laman "Centers for Disease Control and Prevention" pada Minggu, 22 Februari 2026, penyimpanan telur sebaiknya dilakukan dalam kondisi dingin dan kering untuk mencegah pertumbuhan bakteri. CDC juga menekankan pentingnya memasak telur hingga matang untuk membunuh kuman berbahaya.
Selain risiko kontaminasi, mencuci telur sebelum disimpan dapat memperpendek masa simpannya. Hilangnya kutikula membuat telur lebih cepat mengalami penurunan kualitas.
Karena itu, telur sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan di lemari pendingin. Kebersihan dapat dijaga dengan memasak telur hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....