Mengatur Olahraga saat Ramadhan agar Tetap Bugar dan Aman
- 20 Feb 2026 08:02 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Bulan Ramadhan bukan alasan untuk berhenti berolahraga. Justru, dengan pengaturan yang tepat, aktivitas fisik bisa membantu tubuh tetap segar, menjaga stamina, serta mencegah kenaikan berat badan. Kuncinya ada pada pemilihan waktu, jenis olahraga, dan pengaturan asupan nutrisi. Dikutip dari berbagai sumber, Berikut panduan lengkap mengatur olahraga saat puasa.
- Pilih Waktu yang Tepat
Waktu olahraga sangat menentukan kondisi tubuh selama berpuasa. Ada tiga waktu yang direkomendasikan:
a. Menjelang Berbuka (30–60 menit sebelum maghrib). Ini waktu favorit banyak orang karena setelah selesai olahraga, Anda bisa langsung berbuka untuk mengganti cairan dan energi yang hilang.
b. Setelah Berbuka (1–2 jam setelah makan). Cocok untuk olahraga dengan intensitas sedang hingga berat. Pastikan makanan sudah tercerna agar tidak terasa begah.
c. Setelah Sahur (ringan saja). Jika ingin olahraga pagi, pilih aktivitas ringan seperti stretching atau jalan santai agar tidak cepat haus. - Sesuaikan Intensitas Olahraga
Saat puasa, tubuh tidak mendapat asupan cairan dan energi selama belasan jam. Karena itu: Pilih intensitas ringan hingga sedang, Hindari latihan terlalu berat yang berisiko dehidrasi, Kurangi durasi (cukup 20–40 menit) - Perhatikan Asupan Nutrisi
Olahraga saat puasa harus diimbangi dengan pola makan yang baik saat sahur dan berbuka. Saat Sahur: Konsumsi karbohidrat kompleks (nasi merah, oatmeal), Protein (telur, ayam, tempe), Sayur dan buah, Minum air putih cukup. Saat Berbuka: Awali dengan air dan kurma, Hindari makanan terlalu manis dan berminyak berlebihan, dan Penuhi kebutuhan cairan minimal 8 gelas per hari (dibagi antara berbuka hingga sahur) - Dengarkan Sinyal Tubuh
Jika merasa: Pusing, Lemas berlebihan, Jantung berdebar tidak normal, Kram otot. Segera hentikan olahraga dan istirahat. Jangan memaksakan diri.
Mengatur olahraga saat Ramadhan bukan hal yang sulit. Dengan memilih waktu yang tepat, menyesuaikan intensitas, serta menjaga pola makan dan hidrasi, tubuh tetap bisa bugar hingga akhir bulan puasa. Ingat, tujuan utama adalah menjaga kesehatan agar ibadah tetap lancar dan tubuh tetap kuat menjalani aktivitas sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....