Bunyi “Krek” di Sendi: Lega Sesaat, Apakah Aman?

  • 25 Jan 2026 13:37 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu : Pernah menggerakkan jari, leher, atau punggung lalu terdengar bunyi “krek” yang khas? Banyak orang mengira bunyi itu berasal dari tulang yang bergeser atau saling berbenturan. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Bunyi “krek” pada sendi sebenarnya berasal dari proses alami di dalam tubuh yang disebut cavitation.

Di dalam setiap sendi terdapat cairan sinovial, yaitu cairan pelumas yang membantu sendi bergerak dengan lancar. Cairan ini mengandung gas terlarut seperti nitrogen dan karbon dioksida. Saat sendi ditarik, diputar, atau diregangkan secara tiba-tiba, tekanan di dalam sendi menurun. Penurunan tekanan ini menyebabkan terbentuknya gelembung gas. Ketika gelembung tersebut pecah atau berubah secara cepat, muncullah bunyi “krek” yang sering kita dengar.

Menariknya, setelah bunyi itu muncul, sendi sering terasa lebih longgar dan nyaman. Sensasi lega ini muncul karena beberapa hal, seperti berkurangnya tekanan di dalam sendi, relaksasi otot di sekitar sendi, serta respons sistem saraf yang sementara menurunkan persepsi nyeri. Namun perlu diingat, efek nyaman ini hanya bersifat sementara dan tidak menyelesaikan penyebab utama pegal atau nyeri otot.

Pada dasarnya, mengkretek sendi tidak berbahaya jika dilakukan sesekali, tidak dipaksakan, dan tidak menimbulkan rasa sakit. Akan tetapi, jika dilakukan terlalu sering terutama pada leherkebiasaan ini berisiko menimbulkan iritasi sendi, ketegangan otot, bahkan ketergantungan gerakan demi mendapatkan rasa lega instan.

Jika rasa pegal atau tidak nyaman sering muncul di bagian tubuh yang sama, biasanya penyebabnya bukan sendi yang “butuh dikretek”, melainkan faktor lain. Postur tubuh yang buruk, kurang peregangan, aktivitas statis terlalu lama, atau kelelahan otot menjadi pemicu yang jauh lebih umum.

Solusi yang lebih tepat bukan dengan sering mengkretek, melainkan melakukan peregangan ringan, mencukupi waktu istirahat, memperbaiki postur tubuh, serta menjaga aktivitas fisik yang seimbang. Dengan begitu, tubuh tidak hanya terasa lega sesaat, tetapi juga lebih sehat dalam jangka panjang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....