Langkah Pencegahan Preeklamsia pada Ibu Hamil

  • 25 Jan 2026 12:50 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Preeklamsia menjadi salah satu komplikasi kehamilan yang perlu diwaspadai karena dapat membahayakan ibu dan janin. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah tinggi dan gangguan organ yang biasanya muncul setelah usia kehamilan 20 minggu.

Tenaga kesehatan menjelaskan bahwa pencegahan preeklamsia dapat dilakukan sejak awal kehamilan. Pemeriksaan kehamilan secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi tanda-tanda awal gangguan tersebut.

Salah satu upaya pencegahan adalah menjaga pola makan seimbang. Konsumsi makanan bergizi yang mengandung protein, kalsium, zat besi, serta asam folat membantu menjaga kesehatan ibu dan janin.

Ibu hamil juga dianjurkan untuk mengontrol berat badan dan tetap aktif secara fisik. Aktivitas ringan seperti jalan kaki atau senam hamil dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Selain itu, penting untuk mengelola stres dan mendapatkan istirahat yang cukup. Stres berlebihan dapat memengaruhi tekanan darah dan meningkatkan risiko komplikasi kehamilan.

Tenaga kesehatan juga mengingatkan ibu hamil untuk menghindari rokok dan paparan asap rokok. Kebiasaan tersebut dapat memperburuk kondisi pembuluh darah dan meningkatkan risiko preeklamsia.

Dengan penerapan gaya hidup sehat dan pemantauan medis yang rutin, risiko preeklamsia dapat diminimalkan. Kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya pencegahan menjadi kunci utama menjaga kehamilan yang aman dan sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....