Tertelan Bulu Kucing, Apakah Berbahaya?
- 04 Nov 2025 15:32 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Banyak pemilik kucing yang khawatir ketika secara tidak sengaja menelan bulu hewan peliharaannya. Apakah kebiasaan ini aman atau justru berisiko bagi kesehatan?
Menurut informasi dari para ahli, menelan bulu kucing dalam jumlah kecil umumnya tidak membahayakan dan biasanya akan dikeluarkan secara alami melalui sistem pencernaan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI pada Selasa (4/11/2025), bulu kucing yang tertelan biasanya akan melewati saluran pencernaan tanpa menimbulkan gangguan serius. “Jika hanya dalam jumlah sedikit, bulu kucing tidak menimbulkan masalah kesehatan.
Namun, paparan berulang atau dalam jumlah banyak dapat memicu gangguan pencernaan atau iritasi lambung,” tulis laman tersebut. Dari info ini, dapat disimpulkan bahwa bagi pemelihara kucing, tertelan bulu sekali-sekali tidak terlalu berisiko.
Selain itu, pemilik kucing disarankan untuk rajin membersihkan lingkungan dan menyisir bulu kucing secara rutin. Menurut laman Alodokter, “Menyisir kucing secara teratur membantu mengurangi jumlah bulu rontok yang bisa tertelan atau terhirup oleh pemilik.
Kebersihan lingkungan juga penting untuk mencegah gangguan pencernaan dan alergi.” Dengan langkah sederhana ini, paparan bulu kucing dapat diminimalkan.
Perlu juga diperhatikan kondisi tubuh individu. Pemilik yang memiliki gangguan pencernaan atau alergi tertentu sebaiknya lebih waspada. Laman Klikdokter menyebutkan bahwa “Jika seseorang memiliki gangguan pencernaan, menelan bulu kucing dalam jumlah tertentu bisa menyebabkan mual, muntah, atau iritasi saluran cerna.”
Maka dari itu, perhatian ekstra terhadap kebersihan diri dan lingkungan tetap penting.
Kesimpulannya, tertelan bulu kucing secara tidak sengaja bagi pemelihara hewan peliharaan umumnya aman, asalkan jumlahnya kecil dan tubuh dalam kondisi sehat. Menyisir kucing, menjaga kebersihan rumah, dan mengonsumsi makanan sehat secara teratur menjadi langkah pencegahan sederhana yang efektif untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....