Waspadai Badan Menggigil, Bisa Jadi Tanda Gangguan Kesehatan

  • 31 Okt 2025 22:41 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Badan menggigil merupakan reaksi alami tubuh terhadap suhu dingin maupun gangguan kesehatan tertentu. Saat menggigil, otot berkontraksi dan mengendur cepat untuk menghasilkan panas, membantu menjaga suhu tubuh normal di kisaran 36–37°C.

Salah satu penyebab umum menggigil adalah penurunan suhu tubuh atau hipotermia, ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat dari kemampuannya untuk menghasilkannya. Gejalanya meliputi kulit pucat, bicara pelo, hingga detak jantung melambat. Langkah awal penanganan yaitu mencari kehangatan, mengganti pakaian basah, dan meminum minuman hangat non-alkohol.

Menggigil juga bisa menandakan infeksi atau demam, seperti flu, pneumonia, atau malaria. Tubuh meningkatkan suhu inti untuk melawan mikroba, menyebabkan sensasi menggigil sebelum suhu benar-benar naik. Penanganannya meliputi istirahat cukup, memperbanyak cairan, serta mengonsumsi obat penurun demam sesuai anjuran dokter.

Kondisi lain yang dapat memicu menggigil adalah penurunan gula darah (hipoglikemia). Gejalanya antara lain lemas, berkeringat dingin, jantung berdebar, dan lapar berat. Mengonsumsi makanan atau minuman manis dapat membantu, namun jika sering terjadi, perlu konsultasi medis.

Selain itu, stres, kecemasan, atau panik juga dapat menyebabkan tubuh menggigil akibat peningkatan hormon adrenalin. Beberapa obat, termasuk antibiotik dan kemoterapi, bahkan bisa menimbulkan efek serupa. Bila menggigil muncul setelah mengonsumsi obat, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Segera cari pertolongan medis bila menggigil disertai suhu tubuh ekstrem, nyeri hebat, napas cepat, kebingungan, atau kejang. Menggigil memang bisa menjadi respon normal terhadap dingin, tetapi juga bisa menjadi sinyal adanya masalah kesehatan serius yang perlu segera ditangani.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....