Dokter Tegaskan Bayi Tidak Boleh Minum Kopi

  • 22 Okt 2025 15:09 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu - Kopi memang menjadi minuman favorit banyak orang dewasa karena rasanya yang khas dan efeknya yang bisa meningkatkan energi. Namun, para dokter menegaskan bahwa bayi sama sekali tidak boleh diberikan kopi, meskipun dalam jumlah sedikit.

Menurut penjelasan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sistem pencernaan dan saraf bayi belum siap menerima zat kafein yang terkandung dalam kopi. Kafein bersifat stimulan yang dapat mengganggu pola tidur, detak jantung, dan keseimbangan cairan tubuh bayi.

Selain itu, kopi juga mengandung asam dan senyawa lain yang bisa menyebabkan iritasi lambung, meningkatkan risiko dehidrasi, serta mengganggu penyerapan zat besi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan otak bayi.

Dokter anak juga mengingatkan bahwa pemberian kopi pada bayi bisa menimbulkan efek jangka panjang, seperti gangguan tidur kronis, sulit fokus, dan peningkatan risiko kecemasan di masa tumbuh kembang.

Untuk menjaga kesehatan, bayi sebaiknya hanya diberi ASI atau susu formula sesuai anjuran usia. Saat memasuki masa MPASI (6 bulan ke atas), bayi bisa dikenalkan pada makanan padat bergizi seimbang — bukan minuman berkafein seperti kopi atau teh.

Dengan demikian, orang tua diimbau untuk tidak mengikuti mitos atau kebiasaan lama yang menganggap kopi bisa menenangkan bayi atau menghangatkan tubuh. Justru, langkah itu dapat berbahaya dan mengganggu tumbuh kembang si kecil.

Kesehatan bayi harus selalu menjadi prioritas utama, dan setiap asupan yang diberikan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan gizi serta usia perkembangannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....