Penyebab Mata Sayu yang Perlu Diwaspadai
- 12 Okt 2025 08:47 WIB
- Bengkulu
KBRN, BENGKULU – Mata sayu sering kali dianggap sebagai tanda kelelahan atau kurang tidur. Namun, kondisi ini bisa menjadi indikasi dari berbagai masalah kesehatan lain yang patut diwaspadai. Mata sayu umumnya ditandai dengan kelopak mata yang tampak turun, mata tampak lelah, dan kurang bercahaya. Kondisi ini bisa bersifat sementara maupun kronis, tergantung penyebabnya.
Secara medis, mata sayu dapat disebabkan oleh kelelahan fisik, kurang tidur, atau stres berkepanjangan. Saat tubuh kekurangan istirahat, sirkulasi darah ke area sekitar mata menurun, sehingga mata tampak layu dan tidak segar. Selain itu, dehidrasi dan kurang asupan nutrisi seperti vitamin B, C, dan zat besi juga bisa membuat mata terlihat sayu.
Di sisi lain, mata sayu juga dapat menandakan adanya gangguan kesehatan tertentu, seperti anemia, gangguan tiroid, atau ptosis (kelopak mata turun akibat kelemahan otot). Bahkan, kondisi seperti depresi atau gangguan kecemasan juga sering dikaitkan dengan penampilan mata yang tampak lesu. “Kondisi mata yang tampak sayu dapat menjadi gejala awal gangguan kesehatan sistemik,” dikutip dari laman Mayo Clinic pada Minggu (12/10/2025).
Faktor usia juga berperan dalam munculnya mata sayu. Seiring bertambahnya usia, elastisitas kulit di sekitar mata berkurang, dan otot-otot pendukung mata melemah. Paparan sinar matahari, merokok, dan kebiasaan buruk lainnya turut mempercepat proses penuaan di area mata. Hal ini menyebabkan tampilan mata menjadi turun dan terlihat lebih lelah.
Untuk mencegah mata sayu, penting untuk menjaga pola tidur yang cukup, asupan nutrisi yang seimbang, serta menghindari stres berlebihan. Jika mata sayu disertai dengan gejala lain seperti penglihatan kabur atau kelopak mata turun secara ekstrem, segera konsultasikan ke dokter. Penanganan sedini mungkin dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....