Makan Kentang dan Nasi Bersamaan, Boleh Nggak?

  • 02 Agt 2025 18:08 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu – Pernah terpikir untuk menyantap kentang goreng sebagai lauk nasi? Atau menikmati perkedel di atas sepiring nasi uduk? Kombinasi kentang dan nasi ternyata cukup umum di banyak meja makan orang Indonesia. Tapi, apakah aman mengonsumsi dua sumber karbohidrat dalam satu waktu?

Secara nutrisi, kentang dan nasi sama-sama merupakan sumber karbohidrat. Tubuh memang membutuhkan karbo sebagai sumber energi, namun jika dikonsumsi berlebihan—terutama dalam satu waktu—risikonya bisa berdampak pada lonjakan gula darah. Hal ini tentu bisa memicu kelelahan, rasa kantuk, bahkan dalam jangka panjang berisiko pada resistensi insulin.

Menurut beberapa ahli gizi, menggabungkan dua jenis karbo dalam satu porsi makan sebenarnya tidak dilarang. Namun, yang harus diperhatikan adalah jumlah total karbohidrat yang masuk ke tubuh. Tubuh hanya butuh karbohidrat dalam jumlah tertentu per hari. Jika berlebihan dan tidak dibakar lewat aktivitas fisik, karbohidrat tersebut akan disimpan sebagai lemak.

Selain itu, makan nasi dan kentang bersamaan juga bisa menyebabkan rasa kenyang berlebihan dan perut begah. Kombinasi ini cenderung tinggi kalori, tetapi minim serat dan protein jika tidak disertai sayur atau lauk yang seimbang.

Jadi, boleh saja makan kentang dan nasi bersamaan, asal dalam porsi kecil dan seimbang, terutama jika kamu sedang tidak melakukan aktivitas berat. Kalau ingin lebih sehat, coba ganti salah satunya dengan sayur berkarbo seperti jagung, ubi, atau tambahkan protein agar tubuh lebih bertenaga tanpa kelebihan kalori.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....