Jadwal Imunisasi Anak dari Bayi hingga SD

  • 29 Jun 2025 09:51 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Imunisasi bukan sekadar soal suntik-menyuntik. Ini adalah langkah penting yang bisa menyelamatkan anak dari berbagai penyakit berbahaya seperti campak, polio, difteri, hingga hepatitis.

Sayangnya, Indonesia masih berada di posisi enam besar dunia dalam hal jumlah anak yang belum mendapat imunisasi lengkap. Padahal, imunisasi wajib sangat jelas panduannya.

Mengutip informasi dari akun Instagram @indonesiabaik.id, pada Minggu (29/6/2025), imunisasi harus dimulai sejak bayi baru lahir hingga anak duduk di bangku sekolah dasar. Jenis dan jadwal imunisasi ini dirancang oleh Kementerian Kesehatan RI agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan terlindungi dari penyakit menular.

Setidaknya ada 15 jenis imunisasi yang perlu diberikan sesuai tahap usia. Misalnya, bayi usia kurang dari 24 jam perlu mendapat vaksin Hepatitis B.

Lalu saat usia 1 hingga 4 bulan diberikan vaksin BCG, OPV, DPT-HB-Hib, hingga Rotavirus. Saat anak berusia 9 bulan hingga 18 bulan, diberikan vaksin lanjutan seperti Campak-Rubella, IPV, hingga DPT-HB-Hib4.

Begitu masuk usia sekolah, imunisasi dilanjutkan kembali di kelas 1, 2, 5, dan 6. Khusus anak perempuan di kelas 5 dan 6, disarankan mendapat vaksin HPV sebagai perlindungan dari kanker serviks.

Imunisasi juga menjadi bentuk upaya pencegahan yang jauh lebih efektif dan terjangkau dibandingkan dengan pengobatan setelah sakit. Oleh karena itu, mengetahui jadwal imunisasi dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan dapat membantu memastikan anak tetap sehat dan tumbuh optimal.

Dengan informasi yang semakin mudah diakses, orang tua maupun pengasuh diharapkan bisa mengambil keputusan yang tepat terkait imunisasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....