Mengigau Saat Demam Tinggi: Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • 12 Feb 2025 01:51 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu – Mengigau atau berbicara tanpa sadar saat tidur sering terjadi ketika seseorang mengalami demam tinggi. Kondisi ini bisa mengkhawatirkan bagi keluarga atau orang di sekitar penderita. Mengigau saat demam umumnya disebabkan oleh suhu tubuh yang meningkat dan memengaruhi kerja otak.

Penyebab Mengigau Saat Demam

Saat seseorang mengalami demam tinggi, tubuh berusaha melawan infeksi dengan meningkatkan suhu. Hal ini dapat menyebabkan:

  1. Gangguan Sistem Saraf – Demam mempengaruhi fungsi otak, menyebabkan seseorang berbicara atau berperilaku aneh saat tidur.
  2. Dehidrasi – Kekurangan cairan saat demam dapat membuat otak kurang berfungsi dengan baik, yang berpotensi menimbulkan halusinasi ringan atau mengigau.
  3. Kurangnya Oksigen ke Otak – Demam tinggi bisa menyebabkan pernapasan lebih cepat, sehingga pasokan oksigen ke otak terganggu.
  4. Efek Samping Obat – Beberapa obat penurun demam atau antibiotik bisa memicu efek samping berupa perubahan kesadaran atau mengigau.

Cara Mengatasi Mengigau Saat Demam

Jika seseorang mengigau saat mengalami demam, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membantu meredakannya:

  • Turunkan demam dengan kompres air hangat, minum obat penurun panas seperti parasetamol, dan istirahat yang cukup.
  • Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum banyak air putih atau cairan elektrolit.
  • Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman, seperti menyesuaikan suhu kamar agar tidak terlalu panas atau dingin.
  • Pantau kondisi penderita, terutama jika demam mencapai 39°C atau lebih, karena bisa berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti kejang.

Jika mengigau terjadi berulang kali atau disertai gejala lain seperti kebingungan yang berkepanjangan, sulit bernapas, atau kejang, segera cari pertolongan medis.

Mengigau saat demam tinggi umumnya tidak berbahaya dan akan mereda seiring turunnya suhu tubuh. Namun, penting untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah yang tepat agar penderita merasa nyaman serta terhindar dari risiko komplikasi lebih lanjut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....