Keunggulan Silase Jerami Jagung Sebagai Pakan Ternak
- 28 Jun 2024 11:25 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Jerami jagung atau brangkasan merupakan hasil ikutan bertanam jagung, yaitu batang dan daun jagung, dengan tingkat produksi mencapai 4 hingga 5 ton per hektar. Pemanfaatan jerami jagung sebagai pakan ternak tanpa diolah tergolong hijauan bermutu rendah dan penggunaannya dalam bentuk segar tidak menguntungkan secara ekonomis.
Jerami jagung perlu diolah untuk meningkatkan mutunya karena memiliki kandungan serat kasar tinggi, sehingga daya cerna oleh ternak menjadi rendah. Jerami jagung dapat diolah menjadi pakan silase untuk memperpanjang masa simpan pakan hijauan dan untuk menjaga nutrisinya.
Wahyuni Amelia Wulandari, pakar bidang pakan dan produksi ternak di Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Bengkulu menjelaskan, pembuatan pakan silase berbeda dengan pembuatan pakan fermentasi. Pembuatan pakan fermentasi bertujuan untuk meningkatkan kandungan nutrisi pada pakan yang telah menurun nutrisinya, sedangkan teknologi silase untuk meningkatkan kualitas jerami jagung melalui proses yang dibantu jasad renik dalam kondisi anaerob (tanpa oksigen).
Wahyuni menerangkan bahwa teknologi silase biasanya dilakukan pada saat musim penghujan dimana hijauan cukup banyak tersedia. Pengawetan hijauan dilakukan untuk mengatasi kebutuhan hijauan pada saat musim kemarau.
Ditegaskan Wahyuni, silase jerami jagung memiliki keunggulan yaitu mempunyai daya simpan yang lebih lama sehingga menghemat waktu penyediaan hijauan pakan ternak, selain itu juga disukai oleh ternak dan meningkatkan nilai gizi pakan silase ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....