Tea Bag Plastik Bisa Lepaskan Mikroplastik

  • 07 Sep 2026 07:02 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Minum teh mungkin sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Namun, tahukah kamu bahwa jenis kantong teh yang digunakan juga dapat menjadi salah satu sumber paparan partikel plastik?

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Environmental Science & Technology oleh Hernandez dan tim pada 2019 menemukan bahwa satu kantong teh berbahan plastik yang diseduh pada suhu 95 derajat Celsius dapat melepaskan sekitar 11,6 miliar mikroplastik dan 3,1 miliar nanoplastik ke dalam minuman.

Penelitian tersebut menguji kantong teh yang menggunakan bahan polimer seperti nylon dan polyethylene terephthalate atau PET. Ketika terkena air panas, material pada kantong teh tersebut dapat melepaskan partikel berukuran sangat kecil ke dalam air seduhan.

Meski begitu, bukan berarti semua kantong teh mengandung atau melepaskan mikroplastik dalam jumlah yang sama. Jenis bahan dan karakteristik kantong teh menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memang telah membahas keberadaan mikroplastik dalam makanan dan minuman serta perlunya penelitian lebih lanjut mengenai dampaknya terhadap kesehatan manusia. Karena itu, paparan mikroplastik sebaiknya dipandang sebagai hal yang perlu terus diteliti, bukan sebagai bukti bahwa minum teh dari kantong tertentu pasti menyebabkan gangguan kesehatan.

Bagi yang ingin mengurangi potensi paparan plastik, teh daun atau loose leaf tea bisa menjadi pilihan. Menggunakan saringan berbahan stainless steel atau kaca juga dapat menjadi alternatif, sementara kantong teh berbahan serat alami dapat dipertimbangkan setelah memastikan material yang digunakan.

Pada akhirnya, menikmati teh tidak perlu membuat kita khawatir berlebihan. Yang penting, lebih cermat memilih produk dan memperhatikan bahan yang digunakan, terutama jika teh menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari.

Sumber: Hernandez et al. (2019), Environmental Science & Technology; World Health Organization (WHO).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....