Unived Bengkulu Latih Guru SMAN 1 Lebong Bikin Alat Praktikum Berbasis IoT
- 18 Agt 2026 11:29 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Dehasen (Unived) Bengkulu sukses menggelar program penguatan kompetensi teknologi untuk guru-guru di SMAN 1 Lebong pada 10-13 Juni 2026. Lewat program berbasis industri 4.0 ini, para guru dilatih mengembangkan proyek dan alat praktikum berbasis Internet of Things (IoT).
Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) nasional. Sinergi edukasi berkala ini dirancang guna mendorong percepatan implementasi metode pembelajaran berbasis riset inovasi teknologi modern pada era digital.
Masalah keterbatasan pemanfaatan perangkat pintar sebagai alat praktikum nyata menjadi alasan utama tim dosen Unived hadir memberikan bantuan. Para guru peserta dibimbing secara intensif agar memahami konsep dasar komponen mikrokontroler serta fungsi sensor otomatis secara mendalam.
Ketua Pelaksana PKM Unived, Venny Novita Sari, M.Kom., mengungkapkan bahwa pelatihan ini lahir dari keterbatasan pemanfaatan IoT sebagai media belajar di sekolah tersebut, padahal potensi guru dan siswa di SMAN 1 Lebong sangat besar. "Kami fokus meningkatkan kemampuan guru mulai dari memahami konsep IoT, merangkai sensor, hingga pemrograman alat praktikum yang siap pakai di kelas," ujar Venny.

Teknologi canggih yang dikembangkan berupa alat praktikum inovatif modular portabel mini dengan menggunakan jenis mikrokontroler mutakhir saat ini. Perangkat canggih tersebut sengaja mengintegrasikan sensor suhu cahaya serta komponen penggerak mekanis untuk simulasi sistem otomasi sekolah pintar.
Didampingi tim ahli Unived, Yoli Andi Rozzi, M.T., dan Hermawansa, M.TPd., para guru sukses melakukan eksperimen otomasi dan monitoring data secara langsung guna mempermudah para peserta merangkai komponen elektronik yang berbasis industri digital. Penggunaan perangkat membuat pembelajaran teknologi menjadi aplikatif, interaktif, dan kontekstual bagi siswa sehingga hasil data pemantauan berkala nilai rata-rata ujian peserta terbukti mengalami lonjakan yang sangat signifikan setelah pelatihan usai.

Agar program ini berdampak panjang, Tim PKM Unived juga menghibahkan seluruh alat dan komponen praktikum IoT tersebut kepada pihak SMAN 1 Lebong. Melalui kolaborasi ini, pembelajaran di sekolah diharapkan melahirkan generasi muda yang lebih inovatif, aplikatif, dan siap menghadapi tantangan digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....