Kenali Modus Penipuan Phishing Melalui WhatsApp
- 27 Jul 2026 12:10 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kasus penipuan digital melalui aplikasi WhatsApp masih sering terjadi di Indonesia. Pelaku biasanya mengirimkan pesan yang mengatasnamakan instansi, perusahaan, atau orang yang dikenal korban.
Dilansir dari laman ugm.ac.id, korban kemudian diminta mengklik tautan tertentu atau mengisi data pribadi. Tautan tersebut biasanya mengarah ke situs palsu yang dirancang menyerupai halaman resmi.
Dalam beberapa kasus, pelaku juga meminta kode OTP yang dikirim melalui SMS. Padahal kode tersebut bersifat rahasia dan tidak boleh diberikan kepada siapa pun.
Masyarakat diimbau selalu memeriksa kembali nomor pengirim serta isi pesan yang diterima. Hindari membuka tautan yang mencurigakan atau berasal dari sumber yang tidak jelas.
Jika menerima pesan yang mengatasnamakan bank atau instansi tertentu, sebaiknya lakukan konfirmasi melalui saluran resmi. Langkah ini dapat mencegah kerugian akibat penipuan.
Mengaktifkan fitur keamanan seperti verifikasi dua langkah di WhatsApp juga dapat meningkatkan perlindungan akun. Pengguna disarankan memperbarui aplikasi secara berkala agar memperoleh sistem keamanan terbaru.
Dengan meningkatkan kewaspadaan, masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus phishing yang terus berkembang. Literasi digital menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman kejahatan siber.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....