Meneladani Kejayaan 5 Ilmuwan Islam Pembaharu Dunia Kedokteran Modern

  • 24 Jul 2026 14:20 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sejarah kedokteran dunia tidak dapat dilepaskan dari kontribusi luar biasa para cendekiawan Muslim pada masa Keemasan Islam. Penemuan dan karya akademis mereka telah meletakkan dasar bagi berbagai praktik medis modern yang masih kita gunakan hingga saat ini.

Ibnu Sina, yang dikenal di Barat sebagai Avicenna, merupakan tokoh paling berpengaruh yang menulis kitab monumental Al-Qanun fi al-Tibb (The Canon of Medicine). Ensiklopedia medis tersebut menjadi standar rujukan utama di berbagai universitas Eropa selama berabad-abad karena ketelitian analisis penyakitnya.

Selanjutnya, Al-Zahrawi (Albucasis) diakui secara luas sebagai bapak bedah modern berkat inovasi instrumen kedokterannya. Ia merancang lebih dari 200 alat bedah mutakhir pada zamannya, termasuk penggunaan benang dari usus hewan (catgut) untuk menjahit luka dalam.

Tokoh penting lainnya adalah Al-Razi (Rhazes), seorang ilmuwan yang pertama kali berhasil membedakan penyakit cacar air (smallpox) dan campak (measles) secara klinis. Selain mendokumentasikan gejala penyakit tersebut, beliau juga menjadi pelopor utama dalam penerapan etika kedokteran dan eksperimen farmasi.

Sementara itu, Ibnu al-Nafis mencatatkan sejarah besar dengan menjadi orang pertama yang mendeskripsikan sirkulasi darah pulmonal atau peredaran darah paru-paru. Penemuannya membantah teori kuno Galen dan membuka jalan bagi pemahaman fisiologi sistem kardiovaskular modern.

Tak kalah penting, Ibnu al-Haitham (Alhazen) memberikan sumbangsih fundamental dalam memahami anatomi mata serta mekanisme penglihatan manusia. Melalui penelitian optiknya, ia membuktikan bahwa cahaya masuk ke dalam mata dan bukan dipancarkan oleh mata.

Warisan intelektual kelima ilmuwan Islam ini membuktikan betapa besarnya peran dunia Timur dalam memajukan ilmu sains dan kesehatan global. Dedikasi serta metode ilmiah yang mereka kembangkan terus menjadi inspirasi penting bagi dunia medis hingga era modern.

Sumber
  • Encyclopaedia Britannica: Avicenna (Ibn Sina), Rhazes (Al-Razi), and Albucasis (Al-Zahrawi) Medical Contributions.
  • National Center for Biotechnology Information (NCBI / PubMed): Ibn al-Nafis and the discovery of the pulmonary circulation & Al-Zahrawi: The Father of Modern Surgery.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....