Anak Pegang Gadget Terus? Perlukah Dibatasi di Era Digital Ini

  • 21 Apr 2026 11:01 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Di era teknologi yang semakin maju, penggunaan gawai oleh anak-anak menjadi hal yang sulit dihindari. Gadget kini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga digunakan sebagai media belajar dan komunikasi.

Namun, penggunaan gawai tanpa batas dapat membawa dampak negatif bagi perkembangan anak. Terlalu lama menatap layar dapat memengaruhi kesehatan mata, kualitas tidur, hingga kemampuan sosial anak.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan layar berlebih pada anak dapat menghambat perkembangan kognitif dan bahasa. Anak yang terlalu sering menggunakan gadget cenderung memiliki interaksi sosial yang lebih rendah dibandingkan anak yang aktif berkomunikasi langsung.

Meski demikian, bukan berarti gawai harus sepenuhnya dijauhkan dari anak. Penggunaan yang tepat justru dapat membantu meningkatkan kreativitas dan akses informasi yang bermanfaat bagi proses belajar.

Para ahli menyarankan adanya batasan waktu penggunaan gawai sesuai usia anak. Misalnya, untuk anak usia dini disarankan tidak lebih dari satu hingga dua jam per hari dengan pengawasan orang tua.

Selain durasi, konten yang diakses juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Orang tua perlu memastikan anak mengonsumsi konten edukatif dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

Dengan pengawasan dan batasan yang tepat, penggunaan gawai dapat memberikan manfaat tanpa mengorbankan tumbuh kembang anak. Peran orang tua menjadi kunci utama dalam menyeimbangkan antara kemajuan teknologi dan kesehatan anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....