Raksasa yang Tersembunyi: Mengapa Ada Gunung di Dasar Samudra?
- 05 Apr 2026 21:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Selama ini kita mengenal Everest atau Merapi sebagai puncak-puncak raksasa dunia. Namun, tahukah Anda bahwa sebagian besar pegunungan di planet ini justru tersembunyi di bawah permukaan laut? Fenomena ini bukan sekadar gundukan tanah, melainkan hasil dari aktivitas geologi luar biasa selama jutaan tahun.
Para ahli kelautan menjelaskan bahwa keberadaan gunung bawah laut ini dipicu oleh tiga mekanisme utama bumi:
1. Pergerakan Lempeng Tektonik (Divergen)
Sebagian besar gunung bawah laut terbentuk di Pematang Tengah Samudra (Mid-Ocean Ridges). Ketika dua lempeng tektonik bergerak saling menjauh, kerak bumi menipis dan retak. Magma panas dari dalam bumi naik mengisi celah tersebut, mendingin saat terkena air laut, dan perlahan menumpuk menjadi rangkaian pegunungan yang sangat panjang.

2. Titik Panas (Hotspots)
Beberapa gunung tidak terbentuk di perbatasan lempeng, melainkan di tengah-tengah lempeng samudra. Ini disebabkan oleh hotspots, yaitu kolom magma panas yang menembus kerak bumi seperti lilin yang melelehkan plastik. Seiring bergeraknya lempeng di atas titik panas tersebut, terbentuklah deretan gunung berapi. Kepulauan Hawaii adalah contoh nyata dari gunung bawah laut yang tumbuh begitu tinggi hingga melewati permukaan air.

3. Zona Subduksi
Di area di mana dua lempeng bertabrakan dan salah satunya menunjam ke bawah lempeng lain (subduksi), terjadi gesekan dan panas ekstrem yang mencairkan batuan. Magma ini kemudian naik kembali ke permukaan dasar laut dan membentuk busur gunung berapi bawah laut.
Mengapa Ini Penting bagi Kita?
Gunung bawah laut bukan sekadar pemandangan alam yang tersembunyi. Mereka berperan penting sebagai:
- Oase Kehidupan: Bentuk gunung yang menjulang memaksa arus laut naik membawa nutrisi dari dasar, sehingga menjadi rumah bagi ribuan spesies laut langka.
- Laboratorium Alami: Membantu ilmuwan memahami sejarah pergeseran benua dan risiko tsunami akibat letusan gunung api bawah laut.
Meskipun gelap dan sulit dijangkau, gunung-gunung ini adalah bukti bahwa bumi kita terus "hidup" dan berubah di bawah kedalaman ribuan meter air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....